Tiga Anggota Bawaslu Kaltara Periode 2025–2030 Resmi Dilantik, Siap Awasi Pemilu dan Pilkada

redaksi

JAKARTA, Penakaltara.Id – Tiga calon terpilih anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) resmi dilantik pada Senin, 5 Mei 2025 di Jakarta. Pelantikan dilakukan langsung oleh Bawaslu RI, menandai lengkapnya kembali formasi pengawas pemilu di provinsi paling utara Kalimantan tersebut untuk masa jabatan 2025–2030.

Dalam keterangannya, anggota Bawaslu RI, Dr. Herwyn J. H. Malonda, M.Pd., MH., menjelaskan bahwa pelantikan dilaksanakan secara hybrid dan berjalan lancar. “Sistemnya hybrid,” ujar Herwyn.

Adapun tiga nama yang dilantik yakni Donny, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bawaslu Kabupaten Malinau; Herry Fitriyan Armandita, seorang karyawan swasta; dan Ruliyana, yang berprofesi sebagai advokat. Ketiganya ditetapkan sebagai anggota Bawaslu Kaltara berdasarkan pengumuman resmi Bawaslu RI Nomor:3/KP.01/K1/04/2025.

Baca juga  Bawaslu kaltara Gelar Rakernis Penyusunan Keterangan tertulis (PHP), Sulaiman : Lalai dalam menyusun keterangan bisa celaka

Penetapan ini dilakukan setelah proses seleksi panjang, dimulai dari tahapan administrasi, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang melibatkan Komisi II DPR RI bersama Komisi Hukum. Ketua Tim Seleksi (Timsel), Suryani, mengatakan bahwa enam kandidat sebelumnya telah menjalani uji tersebut.

“Dari enam kandidat yang mengikuti fit and proper test, tiga yang dipilih Bawaslu RI,” ungkap Suryani.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang telah diubah dengan UU Nomor 7 Tahun 2023, proses pemilihan anggota Bawaslu provinsi wajib melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan sebagaimana diatur dalam Pasal 127.

Baca juga  SKPP Di Gelar : Arus Kekuatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pencegahan

Pengumuman resmi hasil seleksi ini ditandatangani oleh Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, pada 30 April 2025 di Jakarta.

Dengan pelantikan ini, Bawaslu Kaltara diharapkan semakin siap mengawal jalannya Pemilu dan Pilkada yang demokratis, jujur, dan adil di seluruh wilayah provinsi Kalimantan Utara. (dni/red)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer