Kunjungi Pusat Benih Damimas di Riau, Pemprov Kaltara Siapkan Penangkaran dan Ajak Petani Gunakan Benih Sawit Unggul Asli

redaksi

PENA – Kampar, Riau. Upaya memperkuat sektor perkebunan sawit terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Utara. Dipimpin langsung oleh Kepala DPKP Kaltara, Heri Rudiono, rombongan melakukan kunjungan kerja ke pusat benih sawit Seed Dami Mas Beringin Lestari di Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Senin (16/2/2026).


Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperkuat kerja sama distribusi dan pengembangan benih sawit unggul varietas DxP Dami Mas, yang dikenal memiliki kualitas tinggi dan produktivitas unggul. Kegiatan ini merupakan undangan langsung dari Direktur CV Poly Agro Mandiri, Oman Romansyah, selaku mitra distributor.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, sejumlah pejabat bidang teknis dari DPKP Kaltara serta perwakilan dari PT Dami Mas Sejahtera, perusahaan penyedia benih kelapa sawit terkemuka di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1996. Dari pihak Damimas, rombongan dipandu langsung oleh Putra Gultom yang memperlihatkan proses produksi benih hingga kebun indukan.

Dalam kunjungan tersebut, Heri Rudiono dan rombongan diajak melihat secara langsung pohon indukan, fasilitas produksi, serta teknologi modern yang digunakan dalam menghasilkan benih sawit unggul.
Heri Rudiono menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Kalimantan Utara dalam meningkatkan kualitas perkebunan sawit melalui penggunaan benih unggul bersertifikat.

Baca juga  April 2023, Realisasi APBN Tembus Rp 2,55 Triliun


“Saat ini kita sudah melihat langsung bagaimana produksi benih dilakukan dengan standar yang baik. Di sini kita bisa melihat proses budidaya yang benar, peralatan yang modern, dan contoh nyata bagaimana benih unggul diproduksi,” ujar Heri Rudiono.
Ia menambahkan, penggunaan benih asli dan berkualitas menjadi kunci utama dalam meningkatkan produktivitas perkebunan sawit di masa depan.
“Kami mengajak para petani untuk menggunakan benih sawit yang asli dan unggul, jangan sembarang membeli benih yang keasliannya diragukan. Karena jika benih tidak jelas, petani bisa mengalami kerugian besar dan produksi tidak maksimal,” tegasnya.
Menurutnya, benih sawit unggul memiliki ciri khusus yang dapat dikenali, sehingga petani harus lebih teliti dan memastikan benih berasal dari sumber resmi dan terpercaya.

Baca juga  Setetes Darah, Sejuta Cinta: Umat Buddha Kalimantan Utara Gelar Donor Darah Penuh Cinta Kasih di Hari Waisak 2569 BE

Lebih lanjut, Heri Rudiono mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berencana membuka penangkaran benih sawit di daerahnya bekerja sama dengan PT Sawit Agro Mandiri.
Langkah ini bertujuan untuk memperkuat kemandirian daerah dalam penyediaan benih unggul sekaligus mendorong peningkatan produksi perkebunan sawit lokal.
“Ke depan kita akan membuka penangkaran benih sawit di Kalimantan Utara. Ini penting agar kita bisa memproduksi benih sendiri dan mendukung petani dengan benih berkualitas,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa benih Damimas menjadi salah satu referensi utama karena telah terbukti memiliki kualitas unggul dan menjadi motor penggerak peningkatan produktivitas perkebunan sawit.

Sementara itu, perwakilan PT Dami Mas Sejahtera, Putra Gultom, menjelaskan bahwa kualitas hasil perkebunan sawit sangat ditentukan sejak awal, terutama dari pemilihan benih.
“Kami selalu mengingatkan bahwa hasil yang luar biasa bermula dari awal yang baik, dan awal yang baik dimulai dari menanam kecambah unggul,” kata Putra Gultom.
Ia juga menjelaskan bahwa Damimas memiliki standar ketat dalam memproduksi benih sawit, mulai dari pemilihan pohon indukan, proses penyerbukan, hingga pembibitan, sehingga kualitas dan keaslian benih tetap terjamin.

Baca juga  Selamat !!! Viktor Ratu Resmi Nahkodai SMSI Kaltara Periode 2023 - 2028

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah strategis bagi Kalimantan Utara dalam memperkuat sektor perkebunan sawit sebagai salah satu penopang utama ekonomi daerah. Dengan penggunaan benih unggul bersertifikat, produktivitas sawit diharapkan meningkat secara signifikan, yang pada akhirnya berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berkomitmen untuk terus mendorong penggunaan benih unggul, memperluas kerja sama dengan penyedia benih terpercaya, serta membangun sistem penangkaran benih lokal guna mendukung pembangunan perkebunan sawit yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. (***/dni)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer