Wakil Ketua DPRD Bulungan Dukung Gerbang BISA, Dorong Layanan Publik Lebih Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

redaksi

TANJUNG SELOR – Wakil Ketua DPRD Bulungan, H. Dwi Sugiarto menyatakan dukungannya terhadap program Pemerintah Kabupaten Bulungan yang telah meluncurkan Gerbang BISA (Gerakan Membangun Bulungan Berbahasa Isyarat).

Program ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan lingkungan pemerintahan, pendidikan, dan fasilitas publik yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas, khususnya tuna rungu dan wicara.

Gerbang BISA diharapkan mampu memperkuat aksesibilitas komunikasi di berbagai sektor pelayanan publik, sehingga masyarakat penyandang disabilitas dapat memperoleh hak yang sama dalam mengakses layanan pemerintah, pendidikan, maupun ruang publik lainnya.

Baca juga  Binrohtal Rutin, Guna Tingkatkan Keimanan Personel Polda Kaltara

H. Dwi Sugiarto menegaskan bahwa DPRD Bulungan memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Bulungan yang dinilai progresif dalam mendorong kesetaraan layanan bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“DPRD Bulungan sangat mendukung program Gerbang BISA ini karena merupakan langkah nyata menuju pelayanan publik yang lebih inklusif dan ramah disabilitas,” ujar H. Dwi Sugiarto.

Ia menilai, keberadaan program tersebut tidak hanya sebatas simbol, tetapi harus diikuti dengan implementasi nyata di lapangan, termasuk peningkatan pemahaman aparatur pemerintah, tenaga pendidik, serta masyarakat umum mengenai bahasa isyarat.

Baca juga  Pemprov Kaltara Tindaklanjuti Upaya Pemulihan Status Internasional Bandara Juwata Tarakan

Menurutnya, pembangunan daerah yang maju harus berjalan beriringan dengan prinsip keadilan sosial, termasuk memberikan ruang yang setara bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan perlu memastikan bahwa program ini benar-benar diterapkan, bukan hanya seremonial. Karena saudara-saudara kita penyandang disabilitas juga memiliki hak yang sama dalam pelayanan publik,” tegasnya.

Baca juga  Angkutan Desa, Proper PKN Tana Tidung Terhubung

Selain itu, ia juga mendorong adanya pelatihan berkelanjutan terkait bahasa isyarat di lingkungan pemerintahan dan lembaga pendidikan, agar komunikasi inklusif dapat terbangun secara menyeluruh.

Dengan adanya Gerbang BISA, diharapkan Kabupaten Bulungan dapat menjadi daerah yang lebih terbuka, ramah, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (adv)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer