TANJUNG SELOR – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) 2026 mencatat sejarah baru. Pertama kalinya, cabang olahraga panjat tebing resmi dipertandingkan dalam ajang olahraga pelajar tersebut, Rabu (1/7/2026).
Kepala Juri Kompetisi Panjat Tebing O2SN Kalimantan Utara, Mansyah, mengatakan kehadiran cabang panjat tebing di O2SN menjadi tonggak awal pembinaan atlet sejak jenjang sekolah sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet muda berbakat dari Kalimantan Utara.
“Untuk O2SN cabang panjat tebing, baru kali ini diadakan. Sebelumnya belum pernah, jadi ini pertama kalinya panjat tebing dipertandingkan di O2SN,” ujar Mansyah saat ditemui di venue pertandingan, Rabu (1/7/2026).
Pada debut perdananya, kompetisi diikuti delapan atlet tingkat SMA/SMK/sederajat yang terdiri atas empat atlet putri dan empat atlet putra dari empat kabupaten/kota di Kalimantan Utara
Kategori putri diwakili oleh SMK Negeri 1 Tanjung Selor, SMA Negeri 2 Nunukan, SMA Negeri 3 Malinau, dan SMK Negeri 1 Tarakan. Sementara kategori putra diwakili SMA Negeri 1 Tanjung Selor, SMA Negeri 1 Nunukan Selatan, SMA Negeri 11 Malinau, dan SMK Negeri 1 Tarakan.
Dalam perlombaan tersebut, atlet bersaing pada dua nomor, yakni lead dan speed. Mansyah menjelaskan, nomor speed menitikberatkan pada kecepatan atlet mencapai puncak lintasan, sedangkan nomor lead mengutamakan kemampuan atlet memanjat setinggi mungkin untuk memperoleh nilai tertinggi.
“Kalau speed itu kecepatan, siapa yang tercepat itu yang menang. Kalau lead, semakin tinggi atlet memanjat, semakin besar nilai yang diperoleh,” jelasnya.
Meski baru pertama kali dipertandingkan dalam O2SN, Mansyah memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
“Kalau untuk kendala di kompetisi sejauh ini kita masih belum menemukan kendala. Semuanya masih berjalan lancar,” katanya.
Ia berharap cabang panjat tebing dapat terus dipertandingkan pada O2SN di tahun-tahun mendatang sehingga menjadi wadah pembinaan atlet pelajar sekaligus melahirkan atlet panjat tebing Kalimantan Utara yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional.
“Mudah-mudahan lancar sampai pada acara penutupan,” pungkasnya. (ve26/nn)






