TANJUNG SELOR – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kalimantan Utara (Kaltara), turut mengikut workshop peningkatan kapasitas pengelolaan koperasi kelapa sawit yang diselenggarakan di Tanjung Selor.
Kegiatan turut diikuti perwakilan pengurus Koperasi Perani Kelapa Sawit Plasma dari 4 kabupaten/kota di wilayah Kaltara. Nunukan, Malinau, kabupaten Tana Tidung, dan Bulungan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW APKASINDO Kaltara, Muhammad Khairuddin, menyampaikan apresiasi, dan ucapan terima kasih secara khusus kepada Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang.
“Kami sangat berterimakasih kepada bapak gurbernur apresiasi ini diberikan atas komitmen Pemprov Kaltara yang terus mendorong kemajuan koperasi kelapa sawit, serta membangun sinergi dengan menginstruksikan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Kaltara, untuk berkolaborasi aktif bersama APKASINDO,” Ujarnya (29/7).
Peningkatan kapasitas SDM dan manajemen, dilakukan dalam pelatihan yang bertujuan mengasah keterampilan, pengetahuan, serta kemampuan para pengurus koperasi plasma dalam hal tata kelola administrasi dan manajemen keuangan.
“Administrasi merupakan kunci utama dalam pencatatan keuangan. Administrasi yang tertib juga menjamin terlaksananya Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara rutin, yang menjadi indikator utama bahwa sebuah koperasi tergolong aktif, sehat, dan akuntabel secara kelembagaan,” jelasnya.
APKASINDO turut menghadirkan narasumber dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) koperasi dari kementerian koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah.
“Kehadiran LPDB bertujuan memberikan pemahaman mengenai skema bantuan pinjaman modal bagi koperasi. Namun, ditegaskan bahwa akses terhadap permodalan ini memerlukan syarat mutlak berupa kriteria tata kelola dan administrasi koperasi yang tertib,” katanya
Ia menyatakan, sebuah harapan untuk kedepannya selalu dalam berkelanjutan dan membawa ke hal positif, dan selalu dapat berkontribusi dengan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kaltara.
“Ya harapannya, membawa sinergi antara Pemprov Kaltara, Disperindagkop, LPDB, dan APKASINDO diharapkan dapat membawa keberlanjutan dan kesejahteraan yang lebih baik bagi para petani kelapa sawit di Kalimantan Utara. (adv/wd26)






