Larangan Parkir Inap SPBU Sengkawit Diberlakukan, Begini Dampaknya bagi Pengguna Jalan

redaksi

Papan bertuliskan larangan parkir inap bagi kendaraan termasuk truk-truk besar saat ini tidak lagi menginap di pinggir jalan. (FOTO:Yohanes/PENA KALTARA)

TANJUNG SELOR – Penerapan larangan parkir inap bagi kendaraan yang mengantre BBM di kawasan SPBU Sengkawit, Tanjung Selor, mulai memberikan dampak positif bagi pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Berlaku mulai pukul 18.00 hingga 07.00 WITA setiap hari, membuat truk-truk besar yang sebelumnya menginap di pinggir Jalan Sengkawit untuk mengantre BBM tidak lagi terlihat pada malam hari.

Kondisi itu membuat pengguna jalan lebih leluasa melintas. Selain mengurangi gangguan terhadap arus kendaraan, tidak adanya truk yang parkir semalaman juga membantu menjaga jarak pandang pengendara, terutama bagi pengguna sepeda motor.

Baca juga  Warga Bersyukur, Hujan Akhirnya Guyur Tanjung Selor

Rendi, warga Jelarai Raya, Kecamatan Tanjung Selor, kerap melintas di Jalan Sengkawit, mengatakan kondisi jalan pada malam hari kini terasa lebih aman dibandingkan sebelumnya.

“Tentu ini sangatlah membantu pengguna jalan, tidak ada lagi truck-truck besar yang parkir di pinggir jalan Sengkawit ini jadi pengguna jalan itu bisa menggunakan haknya lah,” kata Rendi saat diwawancarai, Jumat (11/9).

Menurutnya, keberadaan truk yang menginap sebelumnya cukup mengganggu perjalanan pada malam hari. Kondisi tersebut semakin dirasakan karena lampu sepeda motor yang digunakannya tidak terlalu terang.

“Jadi kalau malam ini aman lah lewat. Nggak perlu lagi takut lewat sini kan. Apalagi lampu motor saya lampunya suram, jadi kalau masih ada truck-truck yang menginap itu dari jauh saya tidak bisa melihat. Sangat senang lah,” ujarnya.

Baca juga  Solidaritas PWI Mengiringi Kirab Obor Porwada II di Bulungan

Meski demikian, Rendi menyebut larangan parkir inap belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan antrean kendaraan di kawasan SPBU Sengkawit. Pada pagi hingga sore hari, kendaraan masih terlihat mengantre di pinggir Jalan Sengkawit.

“Sangat membantu ketika malam hari, tapi kalau pagi sampai sore itu yah sama aja tetap ngantri SPBU mobil di pinggir jalan Sengkawit ini,” katanya.

aKarena itu, ia berharap penertiban tidak hanya membuat antrean kendaraan berhenti pada malam hari, tetapi juga mendorong pengurangan antrean pada siang hari.

Baca juga  ‎Dibalik Ladang, PKH Jadi Penopang Pendidikan Dua Putri Maria

“Harapannya yah ke depannya antri-antrian di SPBU bisa segera dihilangkan lah supaya tidak ada lagi yang mengantri untuk mendapatkan SPBU,” pungkasnya. (ve26/nn)

Baca juga

Tags