TANJUNG SELOR – Mentari belum terlalu tinggi ketika Maria (37) mulai beraktivitas di lahan pertanian. Pekerjaan sebagai petani telah menjadi bagian dari kesehariannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, di balik kesibukan itu, ada satu hal yang selalu menjadi prioritasnya, yakni memastikan kedua putrinya tetap bisa bersekolah.
Bagi warga Desa Silva Rahayu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah itu, biaya pendidikan menjadi salah satu pengeluaran yang harus dipenuhi di tengah penghasilan sebagai petani yang tidak selalu menentu. Karena itu, kehadiran Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi angin segar yang membantu meringankan beban keluarga.
Maria tercatat sebagai penerima manfaat PKH sejak 7 Juni 2017, setelah terdaftar sebagai keluarga penerima bantuan. Bantuan yang diterimanya berupa uang tunai dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah kedua anaknya, mulai dari perlengkapan belajar hingga kebutuhan lain yang berkaitan dengan pendidikan.
”Puji Tuhan, bantuan ini PKH ini sangat membantu kebutuhan anak-anak yang masih sekolah, untuk membeli buku pakaian dan lain-lain,” ucap Maria dengan senyum sederhana.
Meski nominal bantuan tidak mampu menutup seluruh kebutuhan rumah tangga, baginya PKH cukup membantu menjaga agar kebutuhan pendidikan anak tetap menjadi prioritas. Sebab, hasil bertani terkadang dipengaruhi musim dan harga hasil panen yang tidak selalu stabil.
Di tengah keterbatasan itu, Maria hanya berharap kedua putrinya dapat terus mengenyam pendidikan hingga meraih masa depan yang lebih baik. Ia pun berharap Program Keluarga Harapan tetap berlanjut agar keluarga-keluarga yang membutuhkan masih bisa merasakan manfaatnya.
”Semoga bantuan PKH ini bisa terus ada dan penyalurannya semakin lancar, jangan sering tersendat,” harapnya.
Bagi Maria, PKH bukan sekadar bantuan tunai. Program itu menjadi penyemangat bagi keluarganya untuk terus berjuang, sekaligus memastikan pendidikan kedua putrinya tetap berjalan meski kehidupan sebagai keluarga petani penuh dengan ketidakpastian. (ve26/nn)
Dibalik Ladang, PKH Jadi Penopang Pendidikan Dua Putri Maria






