Pemkab Bulungan Alokasikan Rp 1 Miliar untuk Penataan PKL Tepian Sungai Kayan

redaksi

Penakaltara.Id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus menunjukkan komitmennya untuk mendukung Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan mengalokasikan anggaran lebih dari Rp 1 miliar pada tahun 2025. Dana ini akan digunakan untuk menata kawasan PKL di sepanjang Tepian Sungai Kayan sekaligus mempercantik wajah kota Tanjung Selor agar lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat.

Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak melarang PKL memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan di kawasan tersebut. Namun, ia meminta agar para pedagang turut menjaga kebersihan dan keamanan taman demi estetika kota.

Baca juga  KPPI Bulungan Serahkan Berkas Registrasi ke Kesbangpol: Dorong Keterwakilan Perempuan 30 Persen di Parlemen

“Kita tidak melarang PKL menggunakan fasilitas yang dibangun Pemda, khususnya di sepanjang Tepian Sungai Kayan. Tapi, kami berharap kerja sama dari PKL untuk menjaga kebersihan dan keamanan taman agar estetika tetap terjaga,” ujar Syarwani saat ditemui belum lama ini.

Sebagai bagian dari penataan, Pemda Bulungan akan membagi lokasi PKL menjadi beberapa titik strategis dan membentuk paguyuban atau perkumpulan pedagang. “Kami sudah memulai pendataan dari Tugu Cinta Damai hingga Kampung Arab. Nantinya, para pedagang akan dikelompokkan ke dalam beberapa titik dan dibentuk paguyuban PKL,” terangnya.

Baca juga  (Part IV), Mengikuti Kunjungan Wakil Bupati Bulungan ke Hulu Sungai KayanSyukuran Panen "Pumung Bangen Lepek Asau" di Long Lian, Wabup Kilat: "Gotong Royong Kunci Ketahanan Pangan"

Pembentukan paguyuban ini bertujuan untuk mempermudah koordinasi aturan dan memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran. “Dengan adanya paguyuban, kita bisa memastikan bahwa bantuan dan pembinaan untuk PKL lebih terorganisir dan tidak ada yang memanfaatkan PKL untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu,” tambah Syarwani.

Ia juga menyebutkan bahwa anggaran Rp 1 miliar yang dialokasikan akan difokuskan untuk membuat tempat berjualan yang lebih representatif bagi para PKL di kawasan Tepian Sungai Kayan. “Tahun 2025, kita alokasikan tidak kurang dari Rp 1 miliar untuk para PKL di kawasan ini, agar tempat mereka berjualan lebih layak dan nyaman,” pungkasnya.

Baca juga  Jalan Berlubang di H. Thamrin Bahayakan Pengguna Jalan, Warga Inisiatif Swadaya Cor Jalan

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi kecil, dan memperkuat keteraturan serta keindahan kota Tanjung Selor. (idn/red)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer