GOW Bulungan Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas, Digital Marketing Jadi Kunci Naik Kelas

redaksi

TANJUNG SELOR – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perempuan di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, didorong untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital agar mampu memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan penjualan, dan memperkuat daya saing produk. Pemasaran tidak lagi cukup mengandalkan cara konvensional, tetapi perlu didukung pemanfaatan platform digital dan perdagangan elektronik atau e-commerce.

Dorongan tersebut disampaikan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bulungan melalui Workshop Digital Marketing dan E-Commerce yang digelar pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini melibatkan 23 organisasi wanita serta pelaku UMKM perempuan di Kabupaten Bulungan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi untuk pengembangan usaha.


Ketua GOW Kabupaten Bulungan, Dra. Hj. Asnawati, M.Si., menegaskan bahwa perubahan pola pemasaran di era digital menuntut pelaku UMKM untuk terus belajar dan menyesuaikan diri. Pemanfaatan teknologi dinilai penting agar produk lokal tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga berpeluang menjangkau konsumen dari wilayah yang lebih luas.


“Transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan jika UMKM kita ingin naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Asnawati saat diwawancarai PENA Kaltara, Kamis (29/10/2026).

Baca juga  GOW Kabupaten Bulungan Lakukan Monitoring dan Evaluasi Organisasi Wanita untuk Tingkatkan Kinerja


Menurutnya, kemampuan memasarkan produk secara digital menjadi salah satu bekal penting bagi perempuan pelaku usaha untuk menghadapi persaingan pasar yang semakin berkembang. Melalui pemasaran digital, pelaku UMKM dapat memperkenalkan produk kepada calon konsumen dengan jangkauan lebih luas, sekaligus membangun identitas dan daya tarik produknya.


Workshop tersebut dirancang untuk membantu peserta memahami pemanfaatan teknologi digital, terutama dalam mempromosikan produk dan mengembangkan penjualan melalui platform e-commerce. Dengan pengetahuan yang diperoleh, peserta diharapkan dapat menerapkan strategi pemasaran yang sesuai dengan karakteristik produk dan kebutuhan konsumen.

Asnawati menekankan bahwa perempuan pelaku UMKM perlu memiliki keberanian untuk memanfaatkan peluang yang tersedia di ruang digital. Penguasaan teknologi pemasaran diharapkan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga mendorong peserta lebih aktif mengembangkan usaha dan memperluas pasar.
“Kami ingin memastikan bahwa perempuan pelaku usaha di Bulungan tidak hanya menjadi penonton di era digital, melainkan menjadi pemain aktif yang sukses,” katanya.

Selain meningkatkan keterampilan peserta, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat sinergi antara organisasi wanita dan instansi yang memiliki peran dalam pembinaan UMKM. Asnawati menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Bulungan serta UPTD Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM Kabupaten Bulungan atas dukungan terhadap pelaksanaan workshop tersebut.

Baca juga  GOW Kabupaten Gelar Seminar Ketahanan Keluarga, “Implementasi Dalam Pengarusutamaan Keluarga”

Menurutnya, peningkatan kapasitas pelaku UMKM membutuhkan dukungan yang berkelanjutan. Pelatihan menjadi langkah awal, tetapi perlu diikuti dengan pembinaan dan pendampingan agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Karena itu, GOW Bulungan berharap kerja sama dengan perangkat daerah dan lembaga pendamping UMKM dapat terus diperkuat. Melalui kolaborasi tersebut, perempuan pelaku usaha diharapkan memperoleh akses pengetahuan dan pendampingan yang dapat membantu mereka menghadapi tantangan pemasaran serta mengembangkan potensi produknya.

Kepada seluruh peserta, Asnawati berpesan agar kesempatan mengikuti workshop dimanfaatkan untuk menggali pengetahuan sebanyak mungkin dari para narasumber. Ia juga mendorong peserta untuk berani mencoba teknologi baru dan menerapkan ilmu yang diperoleh sesuai kebutuhan usaha masing-masing.
“Jangan ragu untuk bertanya, jangan takut untuk mencoba teknologi baru, gali ilmu sebanyak-banyaknya dari para narasumber kita pada hari ini,” tuturnya.

Baca juga  Gabungan Organisasi Wanita Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan

Melalui Workshop Digital Marketing dan E-Commerce ini, GOW Bulungan berharap semakin banyak perempuan pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengembangan usaha. Dengan keterampilan pemasaran digital, dukungan pendampingan, dan kemauan untuk terus beradaptasi, produk UMKM perempuan Bulungan diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk dikenal konsumen dan bersaing di pasar yang lebih luas. (ve26/dd)

Baca juga

Tags