Motor Ikut Mengular di SPBU Sengkawit, Warga Keluhkan Sulitnya BBM Subsidi

redaksi

Antrean kendaraan roda dua mengular di SPBU Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, Rabu (5/8/2026). (FOTO:Yohanes/PENA KALTARA)

‎TANJUNG SELOR – Antrean kendaraan di SPBU Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, kini tidak hanya didominasi kendaraan roda empat. Pantauan di lapangan beberapa hari terakhir, puluhan sepeda motor juga terlihat mengular antre BBM subsidi.

‎Kelangkaan BBM membuat warga yang biasanya membeli bensin di pengecer, terpaksa datang langsung ke SPBU dan mengantre cukup lama.

‎Salah seorang pengendara, Ardi, warga Jelerai mengatakan, sudah hampir tiga hari kesulitan mendapatkan BBM subsidi sejak penjualan di pengecer dibatasi.

‎”Sudah hampir tiga hari saya kesulitan mendapatkan BBM. Di pengecer sekarang sudah sangat langka sejak subsidi dibatasi,” ujarnya saat ditemui di SPBU Sengkawit, Rabu (5/8).

‎Menurutnya, kondisi tersebut mengganggu aktivitasnya karena setiap hari harus menempuh perjalanan dari Jelerai ke Tanjung Selor untuk bekerja.

‎”Kalau di Jelerai susah dapat BBM, akhirnya harus ke SPBU di Tanjung Selor. Di sini juga harus antre. Kalau stok habis, terpaksa menunggu sampai besok,” katanya.

‎Ia mengungkapkan, waktu antre biasanya berkisar antara 30 menit hingga satu jam. Bahkan, ia pernah tidak kebagian BBM meski sudah lama menunggu.

‎”Pernah sudah lama antre, tapi BBM-nya habis. Akhirnya saya terpaksa mencari bensin eceran,” ungkapnya.

‎Ia berharap pemerintah bersama Pertamina segera mengatasi kelangkaan BBM subsidi agar masyarakat, khususnya yang bekerja jauh dari tempat tinggalnya, tidak lagi kesulitan mendapatkan bahan bakar.

‎”Harapan saya masalah ini segera ditangani. Kasihan masyarakat yang harus bekerja jauh dan masih harus mengantre BBM,” tutupnya. (ve26/nn)

Baca juga  Syarwani Sebut Peluang Kerja Terbesar Berada di Sektor Swasta

Baca juga

Tags