TANJUNG SELOR – Pertamina memperketat pengawasan penyaluran bahan bakar minyak (BBM), Sejumlah antrian di SPBU di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara) Muali terurai, menyusul mulai normalnya distribusi BBM dari Jobber Berau.
Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM, khususnya Solar dan Pertalite, berjalan sesuai ketentuan sekaligus mengantisipasi potensi penyimpangan di lapangan.
Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut IV Fuel, Muhammad Naufal Atiyah, mengatakan distribusi BBM dari Jobber Berau kini mulai kembali lancar. Kondisi itu turut berdampak pada antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bulungan yang mulai berkurang.
“Distribusi mulai lancar dari Jobber Berau, baik Solar maupun Pertalite,” kata Naufal, Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, kelancaran pasokan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat kondisi antrean di sejumlah SPBU mulai terurai dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, Pertamina tidak mengendurkan pengawasan. Monitoring dilakukan bersama pemangku kepentingan terkait dan aparat penegak hukum (APH) guna memastikan proses distribusi hingga penyaluran kepada masyarakat tetap berjalan sesuai aturan.
“Monitoring dilakukan secara ketat oleh Pertamina, stakeholder maupun APH,” jelasnya.
Naufal menjelaskan, pengawasan dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila terdapat indikasi penyimpangan dalam proses penyaluran BBM. Pertamina juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga distribusi tetap berjalan lancar. Koordinasi dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Bulungan, serta aparat penegak hukum.
“Kami melakukan koordinasi intens dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Bulungan dan APH,” sebutnya.
Selain pengawasan distribusi, kondisi di sekitar SPBU juga menjadi perhatian. Kendaraan yang parkir sembarangan dinilai dapat menghambat akses dan memperparah kepadatan di kawasan pengisian BBM.
Karena itu, penertiban parkir liar dilakukan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan dan pihak SPBU. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga arus kendaraan tetap bergerak dan mengurangi kepadatan di sekitar SPBU.
“Penertiban parkir-parkir liar disekitar SPBU dilakukan oleh Dishub dan juga pihak SPBU,” imbuhnya.
Pertamina memastikan pengawasan dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta APH tetap dilanjutkan. Upaya tersebut dilakukan tidak hanya untuk menjaga kelancaran pasokan, tetapi juga memastikan BBM yang tersedia dapat disalurkan sesuai ketentuan. (ve26/nn)












