Wakil Ketua DPRD Bulungan Sambangi Korban Kebakaran

redaksi

Penakaltara.Id, TANJUNG PALAS UTARA – Duka mendalam masih menyelimuti warga Sungai Uma, Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, pascakebakaran hebat yang meluluhlantakkan rumah warga di kawasan Jl. Poros Trans Kaltara, RT 011 RW 002, beberapa waktu lalu. Di tengah puing-puing yang tersisa, harapan perlahan mulai tumbuh melalui kepedulian dan gotong royong masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulungan, Dwi Sugiarto, S.Pd, hadir langsung di lokasi untuk menyampaikan rasa belasungkawa kepada para korban. Dengan wajah penuh empati, ia berdiri di hadapan keluarga terdampak, menyampaikan dukungan moral di tengah kesedihan yang masih terasa begitu nyata.

Baca juga  DPRD Bulungan Dorong Penguatan Layanan Kesehatan, Minta Fasilitas dan Akses Pelayanan Terus Ditingkatkan

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga para korban diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya dengan suara lirih, menyiratkan kepedulian yang mendalam.

Dalam kesempatan tersebut, suasana haru semakin terasa saat dilakukan serah terima bantuan rumah secara simbolis kepada salah satu keluarga korban. Rumah tersebut dibangun dari hasil swadaya dan gotong royong masyarakat Desa Pimping—sebuah bukti nyata solidaritas yang tumbuh di tengah musibah.

Baca juga  DPRD Bulungan Dorong Optimalisasi PAD Hadapi Tantangan Penurunan Fiskal Daerah

Prosesi pemotongan pita menjadi momen yang penuh makna. Di balik senyum yang mencoba tegar, tersimpan luka yang belum sepenuhnya pulih. Namun, berdirinya rumah baru itu menjadi simbol kebangkitan—bahwa dari abu kehancuran, kehidupan dapat kembali dirajut.

Dwi Sugiarto juga menegaskan bahwa kepedulian seperti ini harus terus dijaga. Ia mengapresiasi kebersamaan warga yang tanpa pamrih membantu sesama, menunjukkan bahwa di saat paling gelap sekalipun, cahaya kemanusiaan tetap menyala.

Baca juga  Tasa Gung Apresiasi Terpilihnya Ingkong Ala dan Kilat Bilung Pimpin Lembaga Adat Dayak

Musibah ini mungkin telah merenggut harta benda, namun tidak mampu memadamkan semangat kebersamaan. Sungai Uma kini perlahan bangkit, menguatkan satu sama lain, menatap hari esok dengan harapan baru. (adv/dni)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer