Jaksa Agung Lantik Yudi Indra Gunawan Sebagai Kajati Kalimantan Utara, Bawa Semangat Baru Penegakan Hukum di Wilayah Perbatasan

redaksi

JAKARTA — Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanudin, resmi melantik Yudi Indra Gunawan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Utara (Kaltara) dalam upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang digelar di Aula Utama Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Pelantikan tersebut turut disaksikan oleh Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) Undang Mugopal, Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Andi Herman, serta jajaran pejabat struktural Kejaksaan Agung.

Yudi Indra Gunawan dilantik bersama 16 Kepala Kejaksaan Tinggi lainnya dari berbagai provinsi di Indonesia. Sebelum menerima amanah sebagai Kajati Kaltara, Yudi menjabat sebagai Direktur C pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum). Ia juga pernah dipercaya sebagai Wakil Kepala Kejati Kepulauan Riau dan Kepala Biro Umum Kejaksaan Agung RI.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kaltara, Andi Sugandi, membenarkan penunjukan tersebut dan menyebutkan bahwa pengangkatan Yudi Indra Gunawan sebagai Kajati Kaltara ditetapkan melalui Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 854 Tahun 2025 tertanggal 13 Oktober 2025.

Baca juga  "Fakta vs Hoaks di media sosial". Yuks Ikuti Webinar Literasi Digital

“Secara kelembagaan, jabatan Kajati kini sudah terisi. Kami berharap kehadiran beliau dapat memperkuat kinerja Kejati Kaltara, menata kembali struktur organisasi, serta memetakan program dan target kerja yang menjadi prioritas,” ujar Andi.

Ia menambahkan, penunjukan ini sekaligus mengakhiri masa kekosongan jabatan Kepala Kejati Kaltara setelah berakhirnya masa tugas Ami Mulandari. Sementara itu, posisi Wakil Kepala Kejati Kaltara tetap dijabat oleh I Made Sudarmawan, yang sebelumnya merangkap sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kajati.

“Rencananya Pak Kajati yang baru akan tiba di Tanjung Selor pada Sabtu besok dan mulai bertugas Senin (27/10/2025),” jelasnya.

Baca juga  SMSI Kukuhkan Pengurus Forum Pemred, Siap Jaga Kualitas Media Daring di Indonesia

Pada hari pertama bertugas, lanjut Andi, Kajati dijadwalkan memimpin briefing internal bersama seluruh pegawai Kejati Kaltara, serta mempersiapkan pelantikan dan serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat struktural di lingkungan Kejati.
“Pejabat yang akan dilantik di antaranya Asisten Pidana Khusus (Aspidsus), Kepala Kejaksaan Negeri Malinau, Kepala Kejaksaan Negeri Nunukan, dan Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU),” ungkap Andi.

Andi juga menegaskan bahwa pengalaman panjang Yudi Indra Gunawan di berbagai bidang strategis akan menjadi modal penting dalam memperkuat kinerja Kejati Kaltara.
“Dengan pengalaman dan integritas beliau, kami optimistis Kejati Kaltara akan semakin solid dan adaptif dalam memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa Kalimantan Utara merupakan wilayah yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan negara tetangga dan menjadi beranda terdepan Indonesia. “Kami yakin di bawah kepemimpinan Kajati yang baru, Kejati Kaltara akan semakin profesional dan berorientasi pada pelayanan hukum yang transparan dan berintegritas,” pungkasnya.

Baca juga  PT Dami Mas Sejahtera Siapkan Pembibitan Resmi Bibit Unggul Varietas Damimas di Kaltara

Yudi Indra Gunawan sendiri dikenal sebagai jaksa berpengalaman dengan rekam jejak panjang di berbagai wilayah dan level penugasan. Ia memulai kariernya pada tahun 2001 sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejari Bekasi, lalu menjabat Kasi Pidum Kejari Depok, dan kemudian dipercaya menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat di Sumatera Barat.

Kariernya terus menanjak hingga menjabat Kajari Kota Bogor, Asisten Pidana Umum Kejati Sulawesi Selatan, Wakil Kepala Kejati Kepulauan Riau, Kepala Biro Umum Kejaksaan Agung RI, serta Direktur C pada JAM Pidum. Kini, Yudi resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara — membawa semangat baru dalam memperkuat penegakan hukum di wilayah perbatasan Indonesia. (***)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer