TANJUNG SELOR — Nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Utara pada Jumat dini hari (12/6) tidak hanya menghadirkan kemeriahan bagi para pencinta sepak bola, tetapi juga membawa peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Masyarakat sekitar turut memadati lokasi nobar menyaksikan pertandingan yang disiarkan langsung dialah satu stasiun televisi. Di sisi lain, sejumlah stan UMKM yang berjejer di sekitar area kegiatan turut ramai dikunjungi warga yang menikmati aneka makanan, minuman, dn berbagai produk lokal.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 01.35 WITA juga dihadiri Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kaltara, Dr. Bustan.
Zainal mengatakan, Piala Dunia selalu menjadi momentum yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai kalangan.
”Pada dini hari, Piala Dunia selalu menjadi ajang yang mampu menyatukan berbagai kalangan. Melalui nobar yang difasilitasi pemerintah daerah inj, masyarakat dapat menikmati pertandingan secara bersama-sama dalam suasana tertib dan aman,” ujarnya.
Menurutnya, penyelenggaraan nobar tidak hanya ditujukan sebagai hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menggerakkan ekonomi kerakyatan dengan melibatkan para pelaku UMKM lokal.
Salah seorang pedagang, Mega, mengatakan, bersyukur mendapat kesempatan berjualan di lokasi nobar yang telah difasilitasi pemerintah. Ia menilai, kegiatan tersebut memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk menambah penghasilan.
”Piala Dunia tidak hanya hiburan semata, tetapi juga membantu kami yang ingin mencari nafkah, terutama UMKM seperti kami. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah memberikan kesempatan untuk berdagang,” ungkapnya.

Suasana nobar berlangsung aman dan penuh antusias, menandai semarak pesta sepak bola dunia yang juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Kalimantan Utara, (wd26/nn)






