TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus memperkuat upaya peningkatan konsumsi ikan sekaligus mendorong pengembangan pangan lokal berbasis potensi daerah. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian Dapur Pengolahan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bulungan oleh Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si didampingi Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, dan Ketua TP PKK Bulungan Sri Nurhandayani Syarwani, S.Pd yang dirangkai dengan pembukaan Pelatihan Pengolahan Ikan dalam rangka Kampanye Gemar Makan Ikan (Gemarikan), di Aula Gedung PKK Bulungan, Jalan Kolonel Soetadji, Tanjung Selor, Rabu pagi (3/6).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas tinggi, sekaligus memaksimalkan potensi sektor perikanan yang dimiliki Kabupaten Bulungan. Melalui pelatihan yang diberikan, para kader TP PKK, pelaku usaha pengolahan hasil perikanan, serta unsur masyarakat lainnya dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah ikan menjadi berbagai produk pangan yang sehat, bergizi, menarik, dan memiliki nilai tambah ekonomi.
Dalam sambutannya, Bupati Syarwani menyampaikan apresiasi atas hadirnya Dapur Pengolahan TP PKK Kabupaten Bulungan yang diharapkan tidak hanya menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pusat pengembangan usaha berbasis pangan lokal yang mampu mendukung perekonomian keluarga.

“Keberadaan dapur pengolahan ini sangat penting sebagai wadah pembelajaran, inovasi, dan pengembangan produk pangan berbasis ikan. Kita berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya konsumsi ikan sekaligus membuka peluang usaha yang produktif,” kata Syarwani.
Bupati menjelaskan bahwa ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang kaya akan nutrisi dan memiliki manfaat besar bagi pertumbuhan serta kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, pengolahan ikan yang tepat perlu terus diperkenalkan agar manfaat kandungan gizinya dapat dirasakan secara maksimal oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Ikan memiliki kandungan gizi yang sangat baik, mulai dari protein, vitamin hingga omega-3 yang sangat dibutuhkan tubuh. Karena itu, penting bagi kita untuk terus mengedukasi masyarakat agar gemar mengonsumsi ikan dan mampu mengolahnya menjadi berbagai menu yang menarik serta bernilai gizi tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati juga mendorong agar setiap desa di Kabupaten Bulungan dapat mengembangkan budidaya ikan sesuai dengan potensi wilayah masing-masing. Menurutnya, sektor perikanan memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan daerah sekaligus sumber peningkatan pendapatan masyarakat desa.
“Pengembangan sektor perikanan harus dilakukan secara terencana dan terprogram dengan baik. Tidak harus dilakukan sekaligus, namun disesuaikan dengan potensi dan kemampuan masing-masing desa. Yang terpenting adalah adanya komitmen dan keberlanjutan dalam pelaksanaannya,” tegasnya.

Menurut Bupati, keberhasilan pengembangan sektor perikanan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, TP PKK, pemerintah desa, kelompok masyarakat, pelaku usaha, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya agar program-program yang dijalankan dapat memberikan hasil yang optimal.
“Kita membutuhkan kerja sama semua pihak. Dengan kolaborasi yang baik, pengembangan sektor perikanan akan semakin kuat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ketahanan pangan maupun peningkatan kesejahteraan,” tambahnya.
Sementara itu, keberadaan Dapur Pengolahan TP PKK Kabupaten Bulungan diharapkan menjadi pusat kegiatan edukasi dan pelatihan yang berkelanjutan dalam pengolahan hasil perikanan. Melalui berbagai pelatihan yang dilaksanakan, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya kandungan gizi ikan serta mampu mengolah hasil perikanan menjadi produk yang lebih variatif, bernilai ekonomi, dan memiliki daya saing.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diikuti oleh kader TP PKK dari berbagai wilayah, pelaku usaha pengolahan hasil perikanan, serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pangan berbasis ikan di Kabupaten Bulungan. Para peserta mendapatkan materi dan praktik langsung mengenai teknik pengolahan ikan menjadi berbagai produk olahan yang sehat, aman dikonsumsi, dan berpotensi menjadi peluang usaha keluarga.
Melalui kampanye Gemar Makan Ikan dan pengembangan pangan lokal ini, Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap budaya konsumsi ikan di masyarakat terus meningkat, sekaligus mendorong tumbuhnya industri pengolahan hasil perikanan yang mampu mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (dd)





