Terpilih Pimpin LADK Bulungan 2026-2031, Kilat, A.Md Komitmen Perkuat Pelestarian Budaya Dayak Kenyah dan Sinergi Pembangunan Daerah

redaksi

TANJUNG SELOR – Musyawarah Besar (Mubes) Lembaga Adat Dayak Kenyah (LADK) Kabupaten Bulungan yang berlangsung selama dua hari, 28–29 Mei 2026, di Gedung Pemuda Jelarai Tengah, Desa Jelarai Selor, menjadi momentum penting bagi masyarakat Dayak Kenyah di Kabupaten Bulungan. Dalam forum tertinggi organisasi adat tersebut, Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, secara resmi terpilih sebagai Ketua Lembaga Adat Dayak Kenyah (LADK) Kabupaten Bulungan periode 2026–2031.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh nuansa adat, dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Utara, Ingkong Ala, S.E., M.Si. Acara tersebut turut dihadiri Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Dr. Drs. Marthin Billa, M.M., unsur Forkopimda Kabupaten Bulungan, kepala perangkat daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda Dayak Kenyah, para pengurus lembaga adat, peserta musyawarah besar, serta tamu undangan lainnya.

Terpilihnya Kilat sebagai ketua baru LADK Bulungan disambut antusias oleh peserta Mubes yang berharap kepemimpinan baru mampu membawa organisasi adat semakin kuat dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Dayak Kenyah di tengah perkembangan zaman.

Dalam sambutannya usai dikukuhkan, Kilat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi adat tersebut selama lima tahun ke depan.

Baca juga  Bupati Bulungan Hadiri Rakor KONI, Bupati : KONI Adalah Motor Penggerak Dunia Olahraga

“Saya secara pribadi menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar Lembaga Adat Dayak Kenyah Kabupaten Bulungan atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Terpilih Lembaga Adat Dayak Kenyah Kabupaten Bulungan Tahun 2026,” ujarnya.

Menurut Kilat, kepercayaan yang diberikan bukan sekadar sebuah kehormatan, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh ketulusan, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat adat Dayak Kenyah.

Ia menegaskan bahwa lembaga adat memiliki peran strategis dalam menjaga identitas, nilai-nilai luhur, hukum adat, budaya, serta berbagai kearifan lokal yang diwariskan oleh para leluhur.

“Di tengah perkembangan zaman dan arus modernisasi yang begitu cepat, kita memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa adat dan budaya Dayak Kenyah tetap hidup, tumbuh, dan diwariskan kepada generasi muda,” tegasnya.

Kilat berharap LADK Kabupaten Bulungan dapat terus menjadi wadah pemersatu masyarakat Dayak Kenyah sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat pelestarian budaya, mendukung pembangunan daerah, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat adat secara bermartabat.

Baca juga  Wabup Kilat Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem, Minta Masyarakat Aktif Pantau Informasi BMKG

Ia juga mengajak seluruh pengurus dan anggota LADK untuk membangun organisasi yang solid, terbuka, dan adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya yang menjadi identitas masyarakat Dayak Kenyah.

“Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota LADK untuk bersama-sama membangun organisasi yang solid, terbuka, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai adat yang kita junjung tinggi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kilat memberikan perhatian khusus kepada generasi muda sebagai penerus warisan budaya Dayak Kenyah. Ia mendorong kaum muda untuk lebih mencintai budaya sendiri dengan mempelajari bahasa daerah, seni tradisional, tarian, musik, hingga nilai-nilai gotong royong dan penghormatan terhadap alam yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat adat.

Sebagai Wakil Bupati Bulungan, Kilat juga menilai kekayaan budaya daerah merupakan aset berharga yang dapat memperkuat jati diri daerah sekaligus mendukung sektor pariwisata, pendidikan budaya, dan pembangunan karakter masyarakat.

Baca juga  Wakil Bupati Kilat Tinjau Kebun Warga: “Dari Kakao Inilah Harapan Kesejahteraan Tumbuh

“Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat harus terus diperkuat demi mewujudkan Bulungan yang maju, harmonis, berbudaya, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Kilat memohon dukungan, doa, dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat agar amanah yang dipercayakan kepadanya dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya.

“Saya memohon dukungan, doa, serta kerja sama dari seluruh pihak agar amanah ini dapat saya jalankan dengan sebaik-baiknya. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, dan hikmat kepada kita semua dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, dan mengabdi untuk masyarakat serta daerah yang kita cintai bersama,” pungkasnya.

Mubes LADK Kabupaten Bulungan tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga eksistensi adat dan budaya Dayak Kenyah agar tetap lestari dan relevan bagi generasi masa depan. (DKIP_Bulungan)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer