Lepas Kontingen PENAS XVII, Wabup Kilat Tekankan Transformasi Pertanian dan Perikanan Bulungan Melalui Inovasi dan Kolaborasi Nasional

redaksi

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan kelautan sebagai pilar penting pembangunan daerah. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, saat secara resmi melepas Kontingen Kabupaten Bulungan yang akan mengikuti Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo.

Sebanyak 34 peserta yang terdiri dari petani, nelayan, pendamping, dan peninjau akan mewakili Kabupaten Bulungan dalam kegiatan nasional yang berlangsung pada 20–25 Juni 2026. Selain mengikuti rangkaian PENAS XVII, para peserta juga akan berpartisipasi dalam Gelar Agribisnis dan Pameran Inovasi Produk serta Teknologi Pertanian, Perikanan, dan Kelautan.

Prosesi pelepasan berlangsung di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan, Kamis (18/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati secara simbolis menyematkan tanda peserta dan menyerahkan bendera pataka kepada Ketua Harian Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bulungan, Asih, sebagai simbol kepercayaan dan amanah yang dibawa kontingen Bulungan di tingkat nasional.

Baca juga  Wakil Bupati Bulungan Beri Dukungan Penuh untuk LPPD, Tegaskan Komitmen pada Pembangunan SDM Berbasis Iman

Dalam sambutannya, Wabup Kilat menegaskan bahwa PENAS bukan sekadar agenda seremonial atau pertemuan rutin petani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan wadah strategis untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, memperkuat jejaring, serta mempelajari berbagai inovasi dan teknologi terbaru yang dapat diterapkan dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan perikanan.

“PENAS menjadi ruang belajar yang sangat berharga bagi para pelaku utama sektor pertanian, perikanan, dan kelautan. Di sana akan banyak pengalaman, teknologi, serta praktik-praktik terbaik yang bisa dipelajari dan dibawa pulang untuk diterapkan di Kabupaten Bulungan,” ujar Kilat.

Menurutnya, keikutsertaan kontingen Bulungan dalam PENAS XVII merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan sektor pertanian dan perikanan yang lebih maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.

Ia menilai para peserta yang berangkat merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah dipilih untuk membawa nama baik Kabupaten Bulungan di tingkat nasional. Karena itu, para peserta diminta memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal untuk menambah ilmu pengetahuan dan memperluas jaringan kerja sama.

Baca juga  Sekda Buka Peningkatan Kapasitas Tim Percepatan Penurunan Stunting

“Saya percaya seluruh peserta yang berangkat merupakan insan-insan terbaik yang akan mewakili Kabupaten Bulungan. Jadikan kesempatan ini sebagai ajang pembelajaran. Serap sebanyak mungkin ilmu, teknologi, dan praktik terbaik yang dimiliki daerah lain. Bangun komunikasi dan jaringan dengan peserta dari seluruh Indonesia,” pesannya.

Lebih lanjut, Wabup berharap seluruh pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti PENAS XVII tidak berhenti pada peserta saja, melainkan dapat ditransformasikan kepada petani dan nelayan lainnya di Kabupaten Bulungan.

“Yang paling penting adalah bagaimana ilmu dan pengalaman yang diperoleh nantinya dapat diaplikasikan dan dibagikan kepada masyarakat. Dengan demikian manfaatnya bisa dirasakan lebih luas dan mampu mendukung peningkatan kesejahteraan petani serta nelayan di Kabupaten Bulungan,” tegasnya.

Baca juga  Peringati Hari Pahlawan, Wabup Kilat Ajak Masyarakat Bulungan Teladani Semangat Juang Para Pejuang

Pemerintah Kabupaten Bulungan sendiri terus berupaya memperkuat sektor pertanian dan perikanan sebagai salah satu sektor unggulan daerah. Melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penerapan teknologi tepat guna, serta pengembangan jejaring kemitraan, pemerintah berharap sektor ini mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Acara pelepasan kontingen turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bulungan H. Riyanto, S.Sos, perwakilan Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Utara, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bulungan beserta jajaran, para pendamping, peninjau, serta seluruh peserta kontingen yang akan bertolak menuju Gorontalo.

Melalui keikutsertaan pada PENAS XVII, Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap lahir berbagai gagasan, inovasi, dan kolaborasi baru yang dapat mempercepat transformasi sektor pertanian dan perikanan daerah menuju sistem yang lebih produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (DKIP_BULUNGAN)

Baca juga

Tags