Momen Bulan Suci, Kondusifitas Wilayah Terus Diatensi, Kapolresta Bulungan Ajak Menjaga Sikap Toleransi Antar Umat Beragama

redaksi

TANJUNG SELOR, penakaltara.id- Momen bulan suci Ramadhan 1445H/2024, Kapolresta Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha S.H, S.I.K., M.H mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat di wilayah hukumnya agar dapat bersama meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. “Yaitu dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah selama bulan suci Ramadhan ini,” imbaunya.

Tak sampai di situ, guna menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Orang nomor satu di Polresta Bulungan ini mengajak kepada seluruh masyarakat juga untuk menjaga sikap toleransi dan saling menghormati antar umat beragama. “Hindari kegiatan yang dapat mengurangi nilai ibadah puasa,” pesannya.

Baca juga  Strong Point, Polresta Bulungan Jamin Keselamatan Pelajar di Jalan Raya

Termasuk, lanjutnya, di momen bulan suci ini. Hal lain yang potensi dapat mengganggu situasi Kamtibmas. Seperti menyalakan petasan/kembang api dan sejenisnya dapat dihindari. Karena ini dapat merugikan diri sendiri ataupun orang lain. “Kami juga beri atensi pada aksi balap liar dan berkendara dengan knalpot brong selama bulan Ramadhan ini. Jadi, harapannya masyarakat dapat mematuhi segala imbauan ini,” harap Kapolresta.

Baca juga  Jelang Hari Bhayangkara ke-77, Melalui Zoom Meeting Polresta Bulungan Ikuti Do'a Bersama Lintas Agama

“Juga selalu waspada terhadap tindak kejahatan dengan menjadi polisi bagi dirinya sendiri. Namun, apabila menemukan segala bentuk tindak pidana yang memerlukan bantuan dapat menghubungi kantor kepolisian terdekat. Dipastikan ini akan ditindaklanjuti dengan segera,” sambung Kapolresta.

Baca juga  BUMN Karya Beri Kontribusi ke IKN, Anggota DPR RI : Diharapkan Ini Dapat Mencapai Harapan Indonesia Tumbuh di Tahun 2045

Terakhir, tak kalah pentingnya juga bahwa mengantisipasi peristiwa kebakaran rumah. Maka, penting mengurangi beban listrik, gunakan kabel sesuai standar nasional Indonesia (SNI). Lalu, hindari penyalahgunaan listrik. Kebel listrik tidak boleh dipasang bukan pada posisinya hingga mengutak-atik KWH – meteran listrik. “Serta memastikan kompor dan tungku api dalam keadaan mati saat meninggalkan rumah,” tutupnya. (dha)

Baca juga

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer