IPSI Kalimantan Utara Kawal Munas XVI: Dukung Penuh Sugiono dan Transformasi Pencak Silat Masuk Kurikulum Sekolah

redaksi

JAKARTA – Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Utara turut ambil bagian dalam momentum bersejarah Musyawarah Nasional (Munas) XVI IPSI yang berlangsung di Jakarta pada 9-12 April 2026. Kehadiran delegasi Kaltara ini menjadi bukti komitmen Bumi Benuanta dalam memajukan prestasi silat di kancah nasional.

Delegasi Kaltara dipimpin langsung oleh Ketua Umum IPSI Kaltara, Suroso, SE, didampingi Sekretaris Umum Dani Suluh Permadi, S.STP. Selama gelaran Munas, keduanya membagi peran strategis dalam sidang komisi untuk memastikan aspirasi daerah terakomodasi. Suroso fokus memberikan masukan dalam Komisi A yang membahas Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), sementara Dani Suluh Permadi berperan aktif di Komisi B yang menyusun Program Kerja nasional untuk periode mendatang.

Baca juga  Pemprov Kaltara Mendukung Implementasi Permendikdasmen Nomor 2 tahun 2025

Dalam suasana demokrasi yang hangat, IPSI Kaltara menyatakan dukungan penuh terhadap hasil keputusan Munas, termasuk terpilihnya Bapak Sugiono, B.Sc., M.BA sebagai Ketua Umum PB IPSI masa bakti 2026-2030. Sosok yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri ini dinilai sebagai figur yang tepat untuk membawa pencak silat semakin mendunia.

“Kami mendukung penuh siapapun yang terpilih, dan selamat kepada Bapak Sugiono atas amanah barunya. Kami yakin di bawah kepemimpinan beliau, PB IPSI akan semakin profesional dan mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Suroso di sela-sela penutupan Munas.

Momentum ini juga menjadi ajang penghormatan mendalam bagi Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto. IPSI Kaltara secara khusus menyampaikan terima kasih atas dedikasi luar biasa beliau yang telah membina pencak silat selama hampir 34 tahun. Di bawah asuhan Prabowo, pencak silat tidak hanya menjadi olahraga prestasi, tetapi juga menjadi kebanggaan jati diri bangsa di mata internasional.

Baca juga  Momentum Peringatan Maulid, Gubernur : Bahan Refleksi Keteladanan Rasulullah

Salah satu poin krusial yang diharapkan oleh IPSI Kaltara dari kepengurusan baru ini adalah eksekusi nyata terhadap rekomendasi hasil Munas. Hal ini mencakup:

Peningkatan Profesionalisme: Tata kelola organisasi yang lebih modern dan transparan dari pusat hingga ke daerah.
Kurikulum Pendidikan: Mendorong realisasi masuknya pencak silat ke dalam kurikulum sekolah. Langkah ini dianggap vital untuk memastikan regenerasi atlet sejak dini dan pelestarian budaya secara sistematis.

Baca juga  Tak Kebagian BBM, Sopir Mengamuk di SPBU

“Kami berharap rekomendasi Munas, terutama mengenai integrasi silat ke kurikulum sekolah, dapat segera dijalankan. Ini adalah kunci agar pencak silat benar-benar menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” pungkas Suroso.

Dengan selesainya Munas XVI, IPSI Kalimantan Utara siap bersinergi dengan jajaran pengurus PB IPSI yang baru demi mewujudkan kejayaan pencak silat Indonesia. (***/dni)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer