TANJUNG SELOR – Masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Bulungan dibuat panik akibat pemadaman listrik tanpa pemberitahuan yang terjadi pada Sabtu (16/05) malam sekitar pukul 18.54 WITA. Pemadaman yang berlangsung hingga dua kali dalam rentang sekitar satu jam itu menyebabkan aktivitas warga tergabggu, mulai dari kegiatan rumah tangga, usaha kuliner, hingga acara-acara penting seperti pernikahan dilaporkan terganggu.
Pemadaman terjadi nyaris serentak di beberapa wilayah di Tanjung Selor, Salim Batu, Pimping, Palas, dan sekitarnya. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan beraktivitas karena listrik padam secara tiba-tiba tanpa adanya informasi awal. Sejumlah warga bahkan mengaku khawatir peralatan elektronik mereka mengalami kerusakan akibat listrik yang mati dan menyala kembali berulang kali.
Tak sedikit pelaku usaha yang harus menghentikan sementara aktivitas mereka. Warung makan, toko, hingga usaha berbasis pendingin listrik mengalami gangguan operasional. Selain itu, beberapa kegiatan masyarakat pada malam hari ikut terdampak karena minimnya penerangan.
Acara pernikahan yang tengah berlangsung di beberapa lokasi juga diinformasikan ikut terganggu akibat padamnya aliran listrik. Suasana sempat menjadi kacau ketika lampu dan perangkat suara mendadak mati di tengah acara. Warga berharap adanya pemberitahuan lebih awal agar masyarakat dapat melakukan antisipasi saat terjadi gangguan kelistrikan.
Menanggapi kondisi tersebut, PT PLN (Persero) bergerak cepat melakukan penanganan gangguan sistem kelistrikan. PLN menjelaskan bahwa gangguan terjadi akibat kendala pada sistem transmisi yang berdampak pada sebagian wilayah di Bulungan.
Sebagai langkah percepatan pemulihan, PLN langsung menurunkan lebih dari 10 personel gabungan yang disiagakan di sejumlah titik lokasi gangguan. Tim teknis melakukan penelusuran menyeluruh guna mengidentifikasi sumber gangguan sekaligus mempercepat proses normalisasi pasokan listrik agar dapat kembali menyala secara bertahap.
Manager ULP Tanjung Selor PLN UID Kaltimra, Dara Amelia menegaskan bahwa seluruh personel terus bekerja maksimal demi memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan aman bagi pelanggan.
“PLN bergerak cepat dan tepat dengan mengerahkan seluruh personel gabungan untuk melakukan penelusuran gangguan serta percepatan pemulihan sistem kelistrikan. Kami terus mengoptimalkan seluruh upaya agar proses penormalan dapat segera dilakukan secara bertahap. Kami juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan,” ujarnya.
PLN juga memastikan bahwa perkembangan penanganan gangguan akan terus disampaikan secara berkala kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen pelayanan dan transparansi informasi kepada pelanggan.
Hingga proses penormalan dilakukan, masyarakat diimbau tetap berhati-hati dan sementara waktu mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan guna menghindari potensi kerusakan akibat gangguan arus listrik saat proses pemulihan berlangsung. (***)





