Ombudsman Kaltara Soroti Layanan Transportasi Mudik, APAR Belum Terkalibrasi hingga Ruang Tunggu Terminal Dinilai Kurang Nyaman

redaksi

TANJUNG SELOR – Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Utara menilai layanan transportasi di sejumlah titik utama sudah mengalami perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, masih terdapat sejumlah catatan penting yang perlu segera dibenahi oleh para penyelenggara layanan demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Kepala Ombudsman RI Kaltara, Maria Ulfah, mengatakan secara umum kesiapan layanan transportasi di wilayah tersebut sudah berjalan cukup baik, namun masih ditemukan beberapa kekurangan yang perlu mendapat perhatian.
“Secara umum layanan transportasi menjelang mudik tahun ini sudah berjalan cukup baik dan terdapat beberapa perbaikan dibandingkan sebelumnya. Namun masih ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian agar aspek keselamatan, kenyamanan, dan perlindungan penumpang dapat semakin optimal,” ujar Maria.

Di Bandar Udara Tanjung Harapan, Ombudsman menilai sarana dan prasarana pendukung layanan sudah cukup memadai. Namun, hasil pemantauan menemukan adanya alat pemadam api ringan (APAR) yang belum dikalibrasi secara berkala sehingga berpotensi mengurangi kesiapsiagaan saat terjadi kondisi darurat.

Baca juga  Penyuluhan Pra Koperasi di Sekatak Bengara oleh GOW Kab. Bulungan Disambut Antusias Kelompok Tani Nelayan

Selain itu, Ombudsman juga belum menemukan penandaan khusus pada kursi prioritas bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta penumpang dengan kebutuhan khusus.
“Penandaan kursi prioritas penting sebagai bentuk pelayanan inklusif bagi kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus,” kata Maria.

Sementara itu, di Terminal DAMRI Tanjung Selor, Ombudsman menyoroti aspek kenyamanan ruang tunggu penumpang yang dinilai masih perlu ditingkatkan. Ruang tunggu saat ini dianggap belum cukup luas dan belum dilengkapi pendingin ruangan.

Akibatnya, sebagian penumpang terpaksa menunggu di luar terminal dalam kondisi panas. Penataan lingkungan di sekitar terminal juga dinilai perlu diperbaiki agar lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.
“Ruang tunggu perlu diperluas dan dilengkapi pendingin ruangan sehingga penumpang tidak harus menunggu di luar terminal dalam kondisi panas,” jelasnya.

Baca juga  Jalur Gelap Tanpa Tanda Makan Korban Lagi, Pickup Terjun ke Tepi Sungai di Akses Darurat Teras–Salimbatu

Di sektor transportasi laut, kondisi pelayanan di Pelabuhan Kayan II Bulungan dinilai menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun lalu. Meski demikian, Ombudsman tetap menekankan pentingnya penguatan aspek keselamatan transportasi.
Salah satu yang disoroti adalah perlunya penandaan laik layar pada setiap armada speed boat sebagai bukti bahwa kapal telah menjalani pemeriksaan teknis dan keselamatan.

“Ombudsman mendorong agar setiap armada speed boat memiliki stiker atau tanda laik layar sehingga masyarakat dapat mengetahui bahwa kapal tersebut sudah melalui pemeriksaan keselamatan,” ujar Maria.
Selain itu, agen kapal juga diminta memastikan ketersediaan life jacket di setiap kursi penumpang serta ditempatkan di lokasi yang mudah terlihat agar dapat segera digunakan dalam kondisi darurat.

Baca juga  Waduh !!! Mati Lampu Kembali Landa Ibu Kota Tanjung Selor, Tanpa Pemberitahuan dan Warga Keluhkan Kerusakan Elektronik


Ombudsman juga mengingatkan para penumpang untuk tidak membawa barang bawaan secara berlebihan. Hingga saat ini belum terdapat aturan yang jelas mengenai batas berat barang pada transportasi speed boat, sehingga kesadaran penumpang sangat dibutuhkan agar tidak menimbulkan risiko terhadap keselamatan pelayaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membawa barang secara berlebihan karena dapat mempengaruhi keselamatan pelayaran,” tegas Maria.
Secara keseluruhan, Ombudsman mengapresiasi upaya para penyelenggara layanan transportasi yang telah berupaya meningkatkan kualitas layanan menjelang musim mudik. Ke depan, berbagai catatan yang disampaikan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti demi menghadirkan pelayanan transportasi yang lebih aman, nyaman, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. (dni)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer