TANJUNG SELOR – Puluhan peserta dari Sekolah Lansia Berlian Kabupaten Bulungan mengikuti Lomba Budaya Kebaya Nasional khusus lansia usia 60 tahun ke atas di Pura Agung Jagat Benuanta Bulungan, Sabtu (6/6). Kegiatan yang diselenggarakan PWRI Kabupaten Bulungan bekerja sama dengan Faqih Hasan Center tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 yang diperingati setiap 29 Mei.
Mengusung tema “Sekolah Lansia Sehat dan Sejahtera, Bergembira dan Berdaya” dengan subtema “Seusia Senja Bergaya”, kegiatan menjadi wadah bagi para lansia untuk tetap aktif, sehat, dan produktif melalui berbagai aktivitas positif.
Ketua panitia, drg. Ida Bagus Komang Sidharahardja, MPH menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Sekolah Lansia Berlian yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup para lanjut usia melalui berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan budaya. “Kegiatan ini melibatkan Sekolah Lansia Berlian sebagai bagian dari pembelajaran. Tujuannya agar para lansia tetap aktif, bergembira, menjaga kesehatan, memperkuat kebersamaan, sekaligus melestarikan budaya bangsa,” ujarnya.
Ketua Faqih Hasan Center, Hasanuddin, SE mengatakan pihaknya terus mendukung program Pemerintah Kabupaten Bulungan, khususnya program super prioritas SIAP Pro Lansia dan Disabilitas. Menurutnya, kolaborasi bersama PWRI dan Sekolah Lansia Berlian merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang yang lebih inklusif bagi para lansia.
“Sebelum kegiatan ini berlangsung, kami telah menjalankan program Kayan Tradisian atau Kayan Transportasi Ramah Disabilitas dan Lansia yang memberikan potongan biaya transportasi bagi lansia di Kabupaten Bulungan. Melalui kerja sama ini kami ingin memastikan para lansia tetap berdaya, sehat, dan sejahtera,” kata Hasanuddin.
Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada PWRI, Faqih Hasan Center, serta seluruh pihak yang terus menghadirkan ruang berkegiatan bagi para lansia di Kabupaten Bulungan.
Menurut Bupati, para lansia merupakan aset berharga daerah yang memiliki pengalaman, pengetahuan, dan kontribusi besar bagi pembangunan Kabupaten Bulungan. Karena itu, lansia tidak sepatutnya dipandang sebagai kelompok yang tidak berdaya.
“Orang-orang tua kita adalah pribadi yang berdaya, kreatif, dan memiliki pengalaman panjang. Mereka adalah aset berharga Kabupaten Bulungan yang masih dapat terus berkontribusi melalui berbagai aktivitas positif,” kata Syarwani.
Ia juga mengajak para lansia untuk terus aktif, menjaga kesehatan, serta menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda. Pemerintah Kabupaten Bulungan, lanjutnya, terbuka terhadap berbagai masukan dan gagasan dari para senior sebagai bagian dari upaya bersama membangun daerah.
Selain lomba kebaya, kegiatan juga menjadi ajang silaturahmi antar peserta Sekolah Lansia Berlian yang selama ini aktif mengikuti berbagai program pembelajaran nonformal. Para peserta tampil mengenakan kebaya dengan penuh percaya diri, menunjukkan bahwa usia senja tetap dapat dijalani dengan sehat, bahagia, dan produktif. (DKIPBUL)






