TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus berupaya menciptakan ruang yang mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si saat menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 yang dirangkaikan dengan kegiatan Sekolah Lansia Berlian di Pura Agung Jagat Benuanta Bulungan, Sabtu (6/6).
Dalam sambutannya, Syarwani menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya menghadirkan berbagai kebijakan yang dapat mendorong perputaran ekonomi masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap pelaku UMKM. Menurutnya, sektor UMKM memiliki peran penting dalam menjaga aktivitas ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah.
Salah satu bentuk dukungan tersebut dilakukan melalui pengembangan kawasan Tepian Sungai Kayan yang saat ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Bupati memastikan para pelaku UMKM yang beraktivitas di kawasan tersebut tidak dibebani retribusi daerah. Bahkan, pemerintah juga telah menyediakan puluhan lapak tanpa biaya sewa bagi pelaku usaha.
“Saya pastikan UMKM yang beraktivitas di kawasan Tepian Sungai Kayan tidak dikenakan retribusi. Tujuan kita adalah memastikan pelaku usaha bisa berkembang dan memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas yang mereka jalankan,” ujar Syarwani.
Ia menjelaskan, berdasarkan pemantauan yang dilakukan pemerintah daerah, terdapat sekitar 300 pelaku UMKM yang beraktivitas di kawasan tersebut. Kehadiran mereka dinilai tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial dan silaturahmi warga.
Menurut Syarwani, perputaran ekonomi yang tercipta dari aktivitas UMKM perlu terus dipertahankan dan diperkuat melalui penataan kawasan serta penyediaan fasilitas pendukung yang lebih baik. Pemerintah daerah saat ini juga tengah melanjutkan sejumlah pekerjaan penataan di kawasan Tepian Sungai Kayan agar aktivitas masyarakat dan pelaku usaha semakin nyaman.
Selain itu, Pemkab Bulungan juga menyiapkan ruang khusus bagi pelaku UMKM di kawasan Kebun Raya Bundayati. Bupati mengungkapkan rencana pembangunan Rumah UMKM Bulungan sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang lebih tertata dan representatif.
“Kita ingin UMKM Bulungan memiliki tempat yang layak dan tertata. Harapannya bukan hanya dikunjungi masyarakat Bulungan, tetapi juga wisatawan dan pengunjung dari luar daerah,” katanya.
Syarwani menambahkan, penguatan sektor UMKM merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan di Kabupaten Bulungan. (DKIPBUL)






