Cegah Kebakaran, Pemkab Bulungan Akan Lengkapi Desa dengan Alat Pemadam

redaksi

Pemkab Bulungan berupaya melengkapi sarana pemadam kebakaran sederhana di setiap desa. (FOTO:Yohanes/PENA KALTARA)

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan berencana melengkapi setiap desa dengan sarana pemadam kebakaran sederhana sebagai upaya memperkuat pencegahan dan penanganan awal kebakaran di tingkat masyarakat.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Bulungan, Syarwani, menyusul meningkatnya kejadian kebakaran di sejumlah wilayah. Menurutnya, penanganan kebakaran tidak bisa hanya mengandalkan petugas pemadam kebakaran yang berada di tingkat kabupaten, mengingat waktu respons menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran.

“Ini menjadi bahan evaluasi kita. Kebijakan apa, support apa yang nanti akan kita lakukan ke depan sehingga upaya pencegahan terjadinya bencana kebakaran itu tidak hanya menunggu kehadiran para pemadam kita dari kabupaten,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Baca juga  Ust. Bonchu: “Media Harus Jadi Alat Edukasi, Bukan Provokasi” — Kecaman Keras untuk Tayangan TRANS7 yang Dinilai Lukai Hati Santri dan Kiai

Syarwani menjelaskan, pemerintah daerah tengah mempertimbangkan penyediaan sarana dan prasarana pemadam kebakaran minimal di setiap desa. Selain itu, peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) desa juga akan dioptimalkan agar mampu melakukan penanganan awal saat kebakaran terjadi.

Menurutnya, keberadaan alat pemadam sederhana di desa dapat menjadi langkah cepat untuk mengendalikan api sebelum membesar dan mengancam permukiman warga.

“Tinggal bagaimana support pemerintah daerah ke depan terkait dengan sarana prasarana itu menjadi sangat penting. Harapannya di setiap desa misalnya hadirnya sarana pemadam kebakaran sederhana, minimal mencegah pertama kali ketika terjadinya kebakaran,” katanya.

Baca juga  UPP Tanjung Selor Ungkap Dugaan Penyebab Kebakaran Speedboat Sekatak AAA

Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang selama ini turut membantu proses pemadaman kebakaran, termasuk perusahaan yang beroperasi di Bulungan. Dukungan serupa juga datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan Dinas Kehutanan.

“Teman-teman dari perusahaan juga turut hadir, termasuk juga dengan teman-teman dari pemerintah provinsi Kalimantan Utara melalui satuan KPH-nya yang ada di Kabupaten Bulungan,” jelasnya.

Ia menambahkan, peristiwa kebakaran yang terjadi di Pimping dan Sekatak hingga menghanguskan 11 rumah menjadi pelajaran penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem pencegahan dan kesiapsiagaan di tingkat desa. Apalagi, kondisi cuaca yang sulit diprediksi dinilai turut meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. (ve26/nn)

Baca juga  Teguhkan Semangat Kebhinekaan Melalui Tarian Masal di Gelaran Birau Bulungan 2025

Baca juga

Tags