TANJUNG SELOR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Utara pada Rabu (29/7/2026). Sejumlah daerah diprakirakan masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang hingga pukul 15.00 WITA.
Berdasarkan informasi BMKG yang diperbarui pukul 13.00 WITA, potensi cuaca ekstrem mulai terjadi sekitar pukul 13.12 WITA. Wilayah yang terdampak meliputi Kabupaten Bulungan, di antaranya Kecamatan Tanjung Palas, Tanjung Palas Barat, Tanjung Palas Timur, Tanjung Selor, Tanjung Palas Tengah, Peso, Peso Hilir, dan Bunyu.
Selain itu, kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Kabupaten Malinau meliputi Kecamatan Malinau Selatan, Malinau Selatan Hilir, dan Malinau Selatan Hulu. Sementara di Kabupaten Nunukan meliputi Kecamatan Sembakung, Sebuku, dan Tulin Onsoi. Adapun di Kota Tarakan, potensi hujan lebat diperkirakan terjadi di Kecamatan Tarakan Tengah, Tarakan Timur, dan Tarakan Utara.
BMKG juga mengingatkan, cuaca tersebut berpotensi meluas ke wilayah lain, yakni Kecamatan Tanjung Palas Utara dan Sekatak di Bulungan, Malinau Barat di Kabupaten Malinau, Kecamatan Nunukan dan Sei Menggaris di Kabupaten Nunukan, Kecamatan Sesayap Hilir, Tana Lia, dan Betayau di Kabupaten Tana Tidung, serta Kecamatan Tarakan Barat di Kota Tarakan.
Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Tanjung Harapan, Tanjung Selor, Rivan Hikmawan, mengatakan, kondisi atmosfer saat ini masih mendukung pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Kaltara, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.
”Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpeluang terjadi hingga sekitar pukul 15.00 WITA. Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan, diimbau untuk tetap waspada terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan,” ujar Rivan saat diwawancarai, Rabu (29/7).
Ia menjelaskan, cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan berbagai dampak seperti genangan, pohon tumbang, jalan licin, hingga terganggunya aktivitas transportasi, terutama di wilayah yang diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca, melalui kanal resmi BMKG dan segera mencari tempat yang aman apabila terjadi hujan lebat disertai petir maupun angin kencang. Informasi cuaca akan terus diperbarui sesuai perkembangan kondisi atmosfer di wilayah Kaltara. (ve26/nn)
Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Berpotensi Terjadi Sejumlah Wilayah Kaltara Hingga Sore












