Selain Ispa, Kabut Asap Bisa Picu Iritasi Mata Hingga Pneumonia

redaksi

Puskemas Bumi Rahayu, salah satu Salah satu layanan kesehatan di Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. (FOTO:Yohanes/PENA KALTARA)

TANJUNG SELOR – Kabut asap tidak hanya bisa menyebabkan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), Paparan asap juga dapat menimbulkan iritasi pada mata dan kulit hingga ganguan pernapasan seperti bronkitis dan pneumonia.

Kepala UPTD Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Desa Bumi Rahayu, kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Catrice Sheyang, mengatakan, asap mengandung debu dan zat yang dapat mengiritasi tubuh, dampaknya bisa berbeda pada setiap orang, terutama mereka yang memiliki kondisi tubuh yang lebih sensitif.

Baca juga  Perlombaan Kreasi Cemilan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bidang Kesejahteraan Ekonomi dan Koperasi 2024

“Selain ispa (inspeksi saluran pernapasan), bisa juga terjadi iritasi pada kulit dan mata. Karena kita kontak dengan udara yang penuh debu dan zat iritan,” ujarnya Jumat (21/8).

Paparan asap dalam waktu lama juga dapat menyebabkan batuk, pilek, dan tenggorokan terasa kering, jika terus terjadi, ganguan kesehatan bisa semakin serius.

“Kalau terpapar dalam jangka waktu yang cukup lama, bisa sampai ke bronkitis atau pneumonia,” Katanya.

Bayi dan balita menjadi kelompok yang lebih rentan terhadap dampak kabut asap, karena itu, orang tua diminta lebih memperhatikan kondisi kesehatan anak, terlebih dengan cuaca dan banyaknya kasus kebakaran lahan beberapa waktu terakhir di Bulungan yang juga menyebabkan asap.

Baca juga  Dapur PKK Fondasi Cegah Stunting Lewat Pangan Lokal

Ditengah kondisi kabut asap, catrice mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah, jika tidak memiliki keperluan penting, masyarakat juga disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah atau di luar ruangan. Selain itu pengendara diminta lebih berhati-hati karena Kabut asap dapat menganggu jarak pandang.

“Kalau melihat ada kebakaran kecil segera melakukan penanganan atau meminta bantuan dan melapor agar apinya tidak semakin besar,” pungkasnya. (ve26/nn)

Baca juga  Pemkab Bulungan Alokasikan Rp 1 Miliar untuk Penataan PKL Tepian Sungai Kayan

Baca juga

Tags