272 Peserta Meriahkan Lomba Sumpit Warrior 2

redaksi

Pembina komunitas sahabat kilat (Kobat), Kilat A.Md., membuaka lomba sumpit warior 2 di lapangan Agatish Sabtu (12/9/2026). (FOTO:Yohanes/PENA KALTARA)

TANJUNG SELOR – Lomba Sumpit Warrior 2 yang digelar Komunitas Sahabat Kilat (KOBAT) resmi dibuka Pembina KOBAT, Kilat A.Md., di Lapangan Agatish, Tanjung Selor, Sabtu (12/9/2026).‎‎

272 peserta memeriahkan lomba, berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Samarinda, Pampang, Bontang, Berau, Malinau, serta beberapa daerah di Kabupaten Bulungan.

Dari daftar peserta, Sekatak disebut kemungkinan menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak. Peserta mengikuti dua kategori lomba, yakni perseorangan dan beregu.‎‎Untuk kategori perseorangan, peserta laki-laki maupun perempuan menggunakan jarak 25 meter. Jarak yang sama juga diterapkan pada kategori beregu.

‎‎Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian perayaan HUT ke-2 KOBAT, diikuti peserta dari sejumlah daerah. Tak hanya dari Kabupaten Bulungan, peserta juga datang dari wilayah Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.‎‎

Baca juga  Masuk SD Tanpa Beban Calistung, Bulungan Utamakan Kesiapan Mental Anak

Pembina komunitas sahabat kilat (Kobat), Kilat A.Md., menyampaikan apresiasi kepada pihak yang terlibat dalam lomba tersebut.‎‎“Pada hari ini, kegiatan Lomba Sumpit yang dilaksanakan merupakan puncak dari rangkaian perayaan HUT Ke-2 KOBAT,” kata Kilat.‎‎

Rangkaian perayaan HUT KOBAT sebelumnya telah dimulai pada 4 September 2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan lomba mancing udang galah pada 5 September, sebelum ditutup dengan Lomba Sumpit Warrior 2 pada 12 September.

‎‎Bagi Kilat, pelaksanaan lomba menyumpit bukan sekadar kegiatan untuk menentukan pemenang. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kepedulian terhadap budaya sekaligus ruang untuk melihat potensi masyarakat yang mengikuti perlombaan.

‎‎“Kegiatan ini juga, ya artinya peduli dengan namanya budaya, ya. Kebetulan hari ini kegiatan untuk melaksanakan lomba menyumpit,” ujarnya.‎‎

Baca juga  Ratusan Warga Mangkupadi Diduga Jadi Korban Arisan Online Bermodus Investasi, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

Potensi peserta menjadi salah satu hal yang dapat dilihat melalui kegiatan tersebut, terutama dari kalangan anak-anak.‎‎

“Walaupun kegiatan ini secara umum kita buat, tetapi dalam hal ini kita akan melihat potensi-potensi dari peserta yang hadir ini,” katanya.‎‎

Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan tersebut juga mempertemukan peserta dari berbagai daerah. Kilat berharap pertemuan tersebut dapat menjadi ruang untuk membangun hubungan yang lebih erat di tengah masyarakat.‎‎

Ia menekankan agar kegiatan KOBAT yang telah berjalan selama dua tahun tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.‎‎Sementara itu, Ketua KOBAT, Epurna Christian, menyampaikan, kegiatan Sumpit Warrior merupakan bagian dari semangat komunitas untuk terus bergerak dan berjuang bersama masyarakat.

‎‎“Dan kegiatan sumpit ya, dengan dengan tagline KOBAT Warrior. Dan tentunya sebagai Ketua KOBAT ya kami juga punya tagline, terus bergerak, berjuang bersama dengan masyarakat,” katanya.

Baca juga  Muharram Bawa Berkah, 71 UMKM Ramaikan Bazar di Lapangan Agatis

‎‎Menurutnya, perlombaan yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah tersebut tidak hanya berorientasi pada perebutan juara. Pertemuan itu sekaligus menjadi kesempatan bagi peserta untuk kembali bersilaturahmi.

‎‎“Pertandingan ini bukan hanya mencari juara, namun kita kumpul di tempat ini untuk menjalin silaturahmi,” pungkasnya. (ve26/nn)

Baca juga

Tags