Tiga Videotron Bulungan Belum Berfungsi, DKIP Bidik Peluang Pendapatan Baru

redaksi

DKIP Bulungan saat melakukan studi Tiru di Berau Kalimantan Timur, Senin (2/11/2026). (FOTO:IST)

‎TANJUNG SELOR – Tiga unit videotron milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan diketahui tak berfungsi karena rusak. Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (DKIP) Bulungan menyiapkan langkah revitalisasi agar aset daerah itu kembali berfungsi dan berpotensi menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD).‎‎

Upaya tersebut mulai disiapkan melalui pemeriksaan kondisi perangkat hingga perencanaan perbaikan. DKIP Bulungan juga melakukan studi tiru ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Kalimantan Timur, untuk mempelajari pengelolaan videotron yang telah dimanfaatkan sebagai media promosi dan periklanan.‎‎

Kabid Komunikasi dan Informasi Publik DKIP Bulungan, Arif Ariyanto mengatakan, pengalaman Berau menjadi bahan pembelajaran dalam mengembangkan potensi pendapatan dari aset videotron milik pemerintah daerah.

Baca juga  Ciptakan Harmoni Antara TKA dan Masyarakat Lokal pada Pembangunan KIPI, Aparat Desa Dilibatkan

‎‎Di Berau, pemanfaatan videotron melalui sistem penyewaan telah menghasilkan pendapatan sekitar Rp75 juta sejak Januari hingga Oktober 2026.‎‎

“Memang pengelolaannya belum maksimal karena baru berjalan sekitar dua tahun terakhir,” katanya, Senin (2/11/2026).‎‎

Menurutnya, potensi tersebut menjadi pertimbangan bagi Bulungan untuk mengembangkan pola pemanfaatan serupa. Terlebih, pemerintah daerah telah memiliki tiga unit videotron yang berada di sejumlah titik strategis di wilayah Tanjung Selor.‎‎

Melalui APBD Perubahan 2026, Pemkab Bulungan telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 juta untuk tahap awal revitalisasi. Anggaran tersebut digunakan untuk pemeriksaan kondisi perangkat, perencanaan, serta penghitungan komponen yang mengalami kerusakan.‎‎

Baca juga  BPBD Bulungan Tetapkan Debit 9 Meter sebagai Status Waspada Banjir Sungai Kayan, Masyarakat Diminta Tetap Siaga

“Dengan begitu, dapat diketahui bagian mana saja yang perlu diperbaiki sehingga penanganannya lebih terarah,” jelasnya.‎‎

Selain perbaikan, DKIP Bulungan juga mempertimbangkan penataan ulang lokasi perangkat. Videotron di kawasan Tugu Puteri Lemlai Suri direncanakan dipindahkan ke kawasan Kebun Raya Bundayati. Sementara videotron di kawasan Pasar Induk Tanjung Selor akan dievaluasi posisinya agar lebih maju dan mudah terlihat masyarakat.‎‎

Pihaknya menargetkan akhir 2027 perangkat tersebut bisa kembali berfungsi. Setelah revitalisasi selesai, pemanfaatannya akan dioptimalkan, termasuk membuka peluang kerja sama penyewaan untuk kebutuhan iklan dan promosi.‎‎

Baca juga  Putaran Beyblade Menghidupkan Pop Culture, Menyatukan Komunitas dan Menggerakkan Ekonomi Kreatif

“Setelah seluruh perangkat kembali berfungsi, baru dilakukan optimalisasi pemanfaatannya, termasuk peluang kerja sama penyewaan,” pungkasnya. (ve26/nn)

Baca juga

Tags