Dari Long Buang untuk Indonesia: Kunjungan Hj. Rahmawati Zainal Buka Semangat HUT RI dan Akselerasi Pembangunan Hijau Bulungan

redaksi

TANJUNG SELOR – Suasana penuh semangat dan harapan mewarnai kunjungan pembukaan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia di Desa Long Buang, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan. Momen penting ini dihadiri langsung oleh Hj. Rahmawati Zainal, S.H., Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Gerindra Daerah Pemilihan Kalimantan Utara, yang disambut hangat oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi simbol dimulainya perayaan HUT RI di wilayah pedalaman Bulungan, tetapi juga menjadi penegasan dukungan pusat terhadap pembangunan desa berbasis potensi lokal dan ekonomi hijau.

Kepala Desa Long Buang, Prando Pit, menyampaikan bahwa kehadiran Anggota DPR RI di desanya merupakan sebuah momen bersejarah dan penuh makna bagi masyarakat.

“Kunjungan Ibu Hj. Rahmawati Zainal ini adalah momen yang sangat penting bagi kami. Ini menjadi penyemangat bagi masyarakat Long Buang untuk terus bergerak maju dan berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ujar Prando Pit.

Baca juga  Perlombaan Kreasi Cemilan oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bidang Kesejahteraan Ekonomi dan Koperasi 2024

Ia menambahkan, perhatian langsung dari wakil rakyat pusat menjadi bukti bahwa desa-desa di wilayah pedalaman Bulungan juga memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Bulungan telah melaksanakan penandatanganan kesepakatan kerja sama multipihak dalam rangka mewujudkan pembangunan hijau dan penguatan ekonomi lokal berbasis potensi desa. Kesepakatan tersebut menjadi tonggak awal implementasi agenda strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bulungan 2025–2029.

Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si, menegaskan bahwa kerja sama tersebut bukan sekadar formalitas birokrasi, melainkan langkah konkret untuk mendorong pembangunan berkelanjutan.

“Kerja sama hari ini bukan sekadar bagian dari aksi perubahan birokrasi, tetapi merupakan eksekusi nyata dari misi-misi Kabupaten Bulungan,” tegas Bupati Syarwani saat menyampaikan pernyataan di Ruang Rapat Dinas Pertanian, Rabu (23/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa meskipun dokumen RPJMD masih dalam tahap pembahasan bersama DPRD, sejumlah program prioritas telah dijalankan secara paralel, salah satunya pengembangan pola agrokomplek di Desa Long Buang yang ditetapkan sebagai proyek percontohan.

Kawasan Lanskap Kayan, yang mencakup 18 desa di 4 kecamatan, ditetapkan sebagai fokus pengembangan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, serta pengolahan hasil bumi secara terintegrasi lintas sektor. Program unggulan seperti “Mandau Tani” dan “One Village One Product” disinergikan dalam pendekatan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan mitra swasta.

“Long Buang bukan hanya tentang kopi dan kakao. Tapi juga hortikultura, peternakan, dan pengolahan hasil yang memberi nilai tambah langsung untuk masyarakat,” tambah Bupati Syarwani.

Baca juga  Rapat Pleno Terbuka: Syarwani-Kilat Resmi Ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bulungan Terpilih 2025-2030

Selain itu, Pemkab Bulungan juga tengah mengelola 30 hektare lahan di wilayah Pungit Pentian serta menjalin kemitraan dengan sektor swasta, di antaranya Intraka dan Adindo, dalam mendukung pengembangan kawasan perhutanan sosial yang berkelanjutan.

Melalui kunjungan Hj. Rahmawati Zainal ke Desa Long Buang, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan desa semakin diperkuat. Momentum pembukaan HUT RI ini pun menjadi simbol kebangkitan semangat nasionalisme sekaligus akselerasi pembangunan hijau dan ekonomi lokal di Kabupaten Bulungan, dari desa untuk Indonesia. (***/dni)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer