TANJUNG SELOR – Bupati Bulungan Syarwani meminta seluruh perusahaan jasa konstruksi dan kontraktor yang mengerjakan proyek pemerintah mengutamakan tenaga kerja lokal. Menurutnya, pembangunan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat, tidak hanya menghasilkan infrastruktur.
“Kalau menjadi rekanan pemerintah, kami berharap dalam pelaksanaan kegiatan konstruksi di lapangan melibatkan tenaga kerja yang berasal dari wilayah Kabupaten Bulungan,” ujarnya usai menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) III Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (22/7/2026).
Ia menegaskan, keterlibatan tenaga kerja lokal diharapkan berlaku pada seluruh proyek, termasuk proyek strategis. Sebab pembangunan dapat membuka lapangan kerja sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Selain itu, Ia meminta GAPENSI terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar kontraktor lokal semakin profesional dan mampu bersaing. Menurutnya, organisasi jasa konstruksi merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua BPC GAPENSI Kabupaten Bulungan, Dedyansyah, menyambut baik dorongan tersebut. Ia berharap pemerintah di semua tingkatan terus memberikan ruang bagi kontraktor dan tenaga kerja lokal untuk terlibat dalam pembangunan.
Pelaku usaha konstruksi di Bulungan juga masih membutuhkan dukungan, terutama percepatan pengurusan administrasi seperti Sertifikat Badan Usaha (SBU) dan dokumen pendukung lainnya.
“Harapan kami proses administrasi bisa lebih cepat. Selama ini kendala terbesar kami ada di pengurusan administrasi, termasuk SBU dan dokumen lainnya,” katanya.
Dedyansyah menilai, sumber daya manusia di sektor konstruksi Bulungan memiliki kemampuan yang mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah. Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, ia optimistis kontraktor lokal tetap dapat berkembang apabila pemerintah terus memberi prioritas kepada pelaku usaha daerah.
“Kalau memang bisa dikerjakan oleh kontraktor daerah, sebaiknya manfaatkan potensi yang ada di daerah sendiri,” pungkasnya. (ve26/nn)






