Simpang Sabanar Baru Rawan Kecelakaan, Satlantas Bulungan Siapkan Pengaturan Lalu Lintas Mulai Besok

redaksi

Aktivitas di persimpangan jalan menuju SMKN2 Tanjung Selor, jalan berlubang dan ramai pengendara, terutama saat jam berangkat dan pulang sekolah. (FOTO:Yohanes/PENA KALTARA)

‎TANJUNG SELOR – Simpang Sabanar Baru, jalur menuju SMAN 2 dan SMKN 2 Tanjung Selor, menjadi perhatian Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bulungan setelah dinilai sebagai salah satu titik yang rawan kecelakaan. Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Satlantas memastikan akan mulai menempatkan personel untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi tersebut mulai besok.‎‎

Kasat Lantas Polresta Bulungan, AKP Yonathan Kurniawan, mengatakan, penempatan personel merupakan langkah awal untuk mengurangi potensi kecelakaan, terutama pada jam sibuk saat pelajar berangkat dan pulang sekolah.

‎‎”Mulai besok (kami akan tindak lanjuti dengan menempatkan satu personel untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas di sana,” ujar AKP Yonathan saat ditemui, Jumat (24/7).

Baca juga  Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran Dua Rumah di Mangkupadi, Wakil Bupati Bulungan : "Akan Segera Koordinasi Bantuan dan Penanganan Lebih Lanjut"

‎‎Langkah tersebut diambil setelah muncul keluhan warga di media sosial yang menyebut Simpang Sabanar Baru hampir setiap hari terjadi kecelakaan. Warga juga menyoroti masih banyaknya pelajar yang diduga belum memenuhi syarat usia mengendarai sepeda motor sehingga meningkatkan risiko kecelakaan di kawasan tersebut.

‎‎Menurut Yonathan, pengaturan lalu lintas merupakan solusi jangka pendek. Di sisi lain, Satlantas Polresta Bulungan juga akan melakukan analisis terhadap kondisi persimpangan untuk mengidentifikasi penyebab utama tingginya angka kecelakaan.

‎‎”Kami juga akan melakukan analisa di persimpangan jalan tersebut, termasuk melihat kebutuhan Analisis Dampak Lalu Lintas maupun faktor-faktor lain yang perlu menjadi perhatian,” jelasnya.‎‎

Baca juga  Masuk SD Tanpa Beban Calistung, Bulungan Utamakan Kesiapan Mental Anak

Selain melakukan pengaturan lalu lintas, Satlantas juga akan memberikan edukasi kepada pihak sekolah terkait penggunaan kendaraan bermotor oleh pelajar yang belum cukup umur.‎‎

“Terkait banyak anak di bawah umur yang menggunakan kendaraan bermotor, kami akan melaksanakan imbauan ke sekolah tersebut,” katanya.

‎‎Yonathan menegaskan, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin serta mematuhi aturan lalu lintas.

‎‎”Kami mengimbau seluruh pengguna jalan di wilayah Bulungan agar bersama-sama menciptakan keamanan, ketertiban, keselamatan, dan kelancaran berlalu lintas. Utamakan keselamatan daripada kecepatan, gunakan helm standar, hindari kebut-kebutan, serta pastikan pengendara telah memiliki SIM sesuai ketentuan,” tuturnya.‎‎

Baca juga  2.600 Honorer K3 Bulungan Bakal Dikaji Ulang

Ia juga mengingatkan para orang tua agar tidak mengizinkan anak yang belum memenuhi persyaratan usia mengendarai kendaraan bermotor.‎‎

“Bagi pelajar yang belum memenuhi persyaratan memiliki SIM, sebaiknya tidak membawa kendaraan bermotor. Keselamatan adalah yang utama,” pungkasnya. (ve26/nn)

Baca juga

Tags