Pemkab Bulungan Masih Berhitung untuk Perbaikan Kantor Bupati Pasca Kebakaran

redaksi

Pemkab Bulungan masih berhitung untuk melakukan perbaikan Kantor Bupati Bulungan Pasca terbakar. (FOTO:Yohanes/PENA KALTARA)

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan belum menentukan langkah perbaikan Kantor Bupati Bulungan pasca terbakar pada 20 Mei 2026 lalu.
Bupati Bulungan Syarwani mengatakan, pihaknya masih melakukan berbagai perhitungan dan kajian sebelum menentukan langkah terhadap kondisi bangunan pascakebakaran.

“Sampai hari ini belum kita lakukan. Tentu juga kan kita banyak perhitungan, banyak hal yang harus kita lakukan sebelum kita mengambil langkah terhadap kondisi existing yang ada di Kantor Bupati ini pascakebakaran,” ujarnya, Rabu (19/8).

Pemkab Bulungan masih perlu melihat berbagai aspek sebelum menentukan apakah bangunan akan diperbaiki atau dilakukan penanganan dengan langkah lainnya. Sejauh ini, Pemkab Bulungan menyiapkan alternatif ruang kerja bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terdampak kebakaran dengan memanfaatkan aset daerah berupa gedung yang sebelumnya dipinjam-pakaikan kepada Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan melalui Kantor Wilayah DJPb Provinsi Kalimantan Utara.

Baca juga  TP PKK Bulungan Gelar Penyuluhan Keamanan Pangan dan Pelatihan Kewirausahaan, Dorong Pemanfaatan Sumber Daya Lokal

“Pak Sekda bersama dengan teman-teman di tim aset maupun juga Inspektorat sudah melakukan kunjungan dan memastikan ruangan-ruangan yang ada itu memang cukup untuk bisa mengakomodir kebutuhan kita,” katanya.

Gedung tersebut nantinya akan difungsikan untuk pimpinan dan sejumlah OPD yang membutuhkan ruang kerja, khususnya perangkat daerah yang sebelumnya berada di kompleks Kantor Bupati Bulungan yang terdampak kebakaran.

Baca juga  Pemkab Bulungan Alokasikan Rp 1 Miliar untuk Penataan PKL Tepian Sungai Kayan

“Intinya bahwa itu digunakan untuk kepentingan organisasi perangkat daerah yang di wilayah kompleks Kantor Bupati yang hari ini kita mengalami kebakaran beberapa waktu yang lalu. Tentu juga butuh tempat untuk kita bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Syarwani turut mengapresiasi kepolisian telah melakukan penyelidikan, hasil penelitian Puslabfor Polri dari Surabaya telah disampaikan melalui Polresta Bulungan.

Baca juga  Penyuluhan Pra Koperasi di Sekatak Bengara oleh GOW Kab. Bulungan Disambut Antusias Kelompok Tani Nelayan

Sementara pihaknya memilih mengoptimalkan aset yang tersedia agar aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat tetap berjalan, sembari menunggu keputusan lebih lanjut mengenai penanganan Kantor Bupati itu. (ve26/nn)

Baca juga

Tags