TANJUNG SELOR – Bencana tanah longsor terjadi di Desa Long Pari, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Selasa, (15/9/2026) sekitar pukul 21.15 WITA. Material longsor berdampak pada satu rumah milik Simon Ila, warga setempat mengalami kerusakan berat, posisi rumah berada sekitar Kantor Desa Long Pari.
Tak ada korban jiwa, diketahui, saat longsor terjadi, pemilik rumah tidak berada dalam rumah. Sementara, warga terdampak memilih untuk tinggal di rumah keluarganya.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulungan, Supranoto, mengatakan, pihaknya akan melakukan penanganan awal terhadap warga yang terdampak sekaligus menyiapkan pendataan kerugian akibat bencana.
“Langkah penanganan BPBD Bulungan adalah akan memberikan bantuan logistik dan akan menghitung tingkat kerugian pasca bencana sebagai bahan rujukan bantuan kerugian,” kata Supranoto, Rabu (16/9).
Selain bangunan rumah, longsor juga berdampak pada vegetasi sekitar lokasi. Pohon kelapa dan sejumlah tanaman lainnya ikut terdampak akibat pergerakan tanah. Hingga saat ini, luas area longsor belum dapat dipastikan. BPBD Bulungan juga belum ke lokasi sehingga data mengenai luasan dan dampak keseluruhan masih dalam proses pendataan.
Ia tak menampik, kondisi kawasan tersebut perlu menjadi perhatian karena berdasarkan laporan, lokasi berada dikawasan rawan longsor.
“Berdasarkan hasil laporan Dinsos (Dinas Sosial) beserta lampiran dokumentasi, lokasi kejadian merupakan lahan rawan longsor, sehingga potensi akan terjadi longsor susulan masih ada,” beberanya.
Pemerintah desa setempat juga mengimbau agar aktivitas dihentikan di sekitar wilayah yang terdampak. BPBD Bulungan selanjutnya akan melakukan langkah penanganan sesuai kondisi lapangan, termasuk penyaluran bantuan logistik dan pendataan tingkat kerugian sebagai dasar penanganan pascabencana. (ve26/nn)












