Pastikan Kesiapsiagaan, BPBD Kaltara Rutin Rawat Peralatan

redaksi

Petugas BPBD Kaltara melakukan pembersihan peralatan. (FOTO:Winda/Pena Kaltara).

TANJUNG SELOR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemeliharaan rutin seluruh peralatan operasional yang dilaksanakan setiap Selasa di halaman kantor BPBD Kaltara, kawasan Pusat Pemerintahan KBM, Tanjung Selor.

Kegiatan tersebut menjadi agenda rutin mingguan setelah olahraga bersama di Lapangan Agatis. Personel BPBD melakukan pemeriksaan, pembersihan, serta penataan ulang peralatan guna memastikan seluruh perlengkapan dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu.

Kepala bidang kedaruratan dan logistik pada BPBD Kaltara, Rony Haryanto, mengatakan, pemeliharaan mencakup berbagai sarana dan prasarana penanggulangan bencana, mulai dari kendaraan taktis, alat komunikasi, perlengkapan penyelamatan air, hingga mesin pompa. Langkah ini dilakukan untuk menjaga performa peralatan sekaligus memperpanjang usia pakainya.

Baca juga  Pengurus Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Kaltara Periode 2023 - 2027 Resmi Dilantik, Berikut Susunan Pengurusnya....

“Untuk kesiapsiagaan, setiap minggu kami merawat peralatan yang kami miliki agar saat menerima panggilan darurat seluruh peralatan dapat digunakan secara maksimal,” ujarnya kepada Pena Kaltara.

Tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik armada penyelamatan, khususnya perahu karet. Pemeriksaan difokuskan pada lambung kapal guna memastikan tidak terdapat kebocoran pada kompartemen udara.

Selain itu, mesin tempel dan sistem kelistrikan juga diuji dengan cara menyalakan mesin untuk memantau performa, sistem pembakaran, serta fungsi lampu rotator darurat.

Pengecekan turut dilakukan pada sarana mobilisasi seperti trailer pengangkut. Petugas memastikan kondisi pengait (winch), ban trailer, serta sistem hidrolik berfungsi dengan baik guna mendukung kelancaran distribusi peralatan menuju lokasi bencana.

Tak kalah penting, seluruh unit dibersihkan dari sisa lumpur maupun air asin yang dapat memicu korosi dan mempercepat kerusakan material armada.
Menurutnya, pemeliharaan rutin merupakan langkah preventif yang wajib dilakukan agar seluruh instrumen penyelamatan selalu dalam kondisi ready to use saat dibutuhkan masyarakat.

Baca juga  Jelang Hari Idul Fitri, Tim Pengawas Sidak di Pasar Tradisional dan Mengambil 13 Sampel Produk Perikanan, Pastikan Bebas Formalin

“Bencana tidak bisa diprediksi kapan datangnya. Oleh karena itu, peralatan kami, terutama untuk evakuasi banjir maupun penyelamatan di air, harus dipastikan dalam kondisi prima. Jangan sampai saat dibutuhkan terdapat kendala teknis sekecil apa pun,” pungkasnya. (wd26/nn)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer