TANJUNG SELOR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tito Karnavian,melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Utara (Kaltara), di Bulungan ke wilayah perbatasan Kaltara, Kabupaten Malinau dan Krayan Nunukan.
Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, mengatakan, peninjauan langsung pemerintah pusat ke kawasan perbatasan diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi yang dihadapi masyarakat, sekaligus menjadi perhatian dalam pembangunan ke depan.
“Sangat mengapresiasi bangga, kalo kunjungan beliau berkesempatan untuk menindaklanjuti reaksi-reaksi di media sosial yang selalu dihebohkan, diviralkan semoga Mendagri bisa melihat langsung,” ujarnya.
Sejumlah wilayah perbatasan dan pedalaman dinilai masih membutuhkan perhatian, termasuk kawasan Krayan, Lumbis di Kabupaten Nunukan, serta wilayah Kayan di Kabupaten Malinau. Mendagri meninjau dan bisa melihat langsung.
“Cuma satu sisi karena waktunya terbatas, jadi dia langsung ke salah satu wilayah di daerah Krayan yang di Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan,” kata Ingkong.
Keterbatasan akses transportasi menjadi salah satu persoalan penting yang dihadapi masyarakat di perbatasan. Kondisi geografis membuat sebagian wilayah masih bergantung pada transportasi udara dengan kapasitas dan frekuensi penerbangan yang terbatas. Karena itu, pembangunan konektivitas darat dinilai menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat di kawasan tersebut.
“Jadi, satu aksesnya, satu-satunya akses untuk melepaskan ya, memenuhi kebutuhan kesejahteraan masyarakat perbatasan itu harus melalui pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Itu yang paling penting ya,” pungkasnya. (ve26nn)












