Nilai Minimal 85 Jadi Syarat Ketat Masuk SMA Garuda, Disdikbud Kaltara Pacu Kesiapan Siswa

redaksi

Foto : Kepala Disdikbud Kaltara, Hassanuddin.

TANJUNG SELOR – Nilai akademik minimal 85 dan prestasi akademik maupun nonakademik menjadi tantangan utama bagi siswa Kalimantan Utara (Kaltara) untuk masuk SMA Unggul Garuda di Kabupaten Bulungan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara meminta sekolah dan tenaga pendidik memperkuat persiapan siswa agar mampu bersaing dalam seleksi nasional.


Kepala Disdikbud Kaltara, Hassanuddin, menegaskan standar nilai tersebut harus dipenuhi calon peserta didik, termasuk pada mata pelajaran Bahasa Inggris. Selain nilai akademik, siswa juga dituntut memiliki prestasi sebagai bekal menghadapi persaingan.
“Intinya satu, contoh nilai misalnya, harus konsisten 85 minimal. Itu dipegang, itu Bahasa Inggris. Harus 85. Enggak ada tawar-menawar di sana, dan prestasi akademik dan non-akademik,” tegas Hassanuddin.

Baca juga  BKD Kaltara Perketat Penegakan Disiplin ASN, Cegah Maladministrasi agar Sanksi Tak Gugur di PTUN


Dari hampir 1.000 pendaftar secara keseluruhan, sekitar 200 di antaranya berasal dari Kaltara. Namun, baru sekitar 20–40 siswa Kaltara yang disebut telah menyelesaikan administrasi pendaftaran. Kondisi ini menjadi perhatian agar sekolah dan siswa lebih serius menyiapkan diri sejak awal.


Hassanuddin menegaskan, siswa Kaltara tidak boleh hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Satuan pendidikan, khususnya pada jenjang SMP dan madrasah, diminta terus memacu kesiapan peserta didik menghadapi ketatnya seleksi.
“Kita tidak bisa jadi penonton di negeri sendiri,” ujarnya.

Baca juga  Selamat !!! Viktor Ratu Resmi Nahkodai SMSI Kaltara Periode 2023 - 2028


Ia menambahkan, proses pendaftaran, seleksi, hingga penentuan penempatan siswa menjadi kewenangan kementerian. Karena itu, siswa Kaltara harus mampu memenuhi persyaratan dan bersaing dengan peserta dari berbagai daerah.


Sementara itu, kuota SMA Unggul Garuda di Bulungan untuk tahun 2027 disebut mencapai 80 siswa, yang direncanakan terbagi dalam empat kelas dengan masing-masing 20 siswa.
Dengan kuota tersebut, penguatan kualitas pembelajaran dan kesiapan administrasi menjadi langkah penting agar lebih banyak pelajar Kaltara mampu memenuhi persyaratan dan bersaing memperebutkan kursi di SMA Unggul Garuda. (ve26/dd)

Baca juga  Sikompas Permudah Akses PS Landscape Kayan Bulungan

Baca juga

Tags