Peningkatan Kapasitas Kader Jadi Langkah Strategis Tekan AKI, AKB, dan Stunting di Bulungan

redaksi

TANJUNG SELOR – Kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader dalam Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan Stunting digelar di Kecamatan Tanjung Palas Timur belum lama ini.
Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bulungan dan Tim Penggerak PKK dalam memperkuat peran kader kesehatan dan kader PKK sebagai garda terdepan pembangunan kesehatan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Bulungan, Martina Kilat, S.Sos, menyampaikan pentingnya peran kader dalam menurunkan AKI, AKB, dan angka stunting.

“Kita semua memahami bahwa Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan stunting masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kualitas generasi masa kini, tetapi juga pada masa depan bangsa,” ujar Martina.

Baca juga  Beri Banyak Ruang Hingga Akses Permodalan, Komitmen Bupati Majukan UMKM

Ia menambahkan bahwa pemerintah telah menargetkan penurunan angka kesehatan strategis dalam RPJMN 2025–2029, di antaranya AKI menjadi 122 per 100.000 kelahiran hidup, AKN menjadi 9,2 per 1.000 kelahiran hidup, AKB menjadi 12,62 per 1.000 kelahiran hidup, Angka Kematian Balita 15 per 1.000 kelahiran hidup, dan stunting menjadi 18,8 persen pada tahun 2025.

“Upaya penurunan angka kematian ibu, bayi, dan stunting masih menjadi perhatian penting pemerintah. Oleh karena itu, kader memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung pencapaian target tersebut,” tambahnya.

Baca juga  Bupati dan Wakil Bupati Bulungan Bersama Kepala Daerah Terpilih Lainnya Dikumpulkan di Monas Pagi Ini Untuk Gladi Sebelum Pelantikan Serentak

Martina menekankan bahwa kader merupakan ujung tombak perubahan di masyarakat, yang berinteraksi langsung dengan keluarga dan lingkungan. Melalui edukasi, pendampingan, dan sosialisasi pola hidup sehat, para kader diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mendeteksi dini permasalahan kesehatan ibu dan anak serta mencegah stunting sejak dari rumah tangga.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap para kader dapat memperkuat pemahaman tentang faktor penyebab AKI, AKB, dan stunting; meningkatkan kemampuan dalam memberikan penyuluhan dan pendampingan keluarga; serta membangun sinergi dengan tenaga kesehatan dan lintas sektor dalam percepatan penurunan angka tersebut,” jelasnya.

Baca juga  Pertama Dalam Sejarah, Presiden Prabowo Lantik Bupati dan Wakil Bupati Bulungan serta Kepala Daerah Lainnya di Istana Negara

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama seluruh kader dan tenaga kesehatan dalam mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan bebas stunting.

“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat pengabdian kita dalam membangun Bulungan yang sehat dan berdaya,” tutup Martina Kilat. (dni)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer