Hadiri Konwil IV GKII Kaltara, Wabup Bulungan Tekankan Peran Gereja sebagai Mitra Pemerintah dalam Membangun Persatuan, Toleransi, dan Kemajuan Daerah

redaksi

TARAKAN – Wakil Bupati Bulungan, Kilat menghadiri pembukaan Konferensi Wilayah (Konwil) IV Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah Kalimantan Utara yang digelar di Gedung GKII Jemaat Siloam Tarakan, Rabu (20/5/2026). Kegiatan rohani berskala wilayah tersebut berlangsung sejak 20 hingga 23 Mei 2026 dengan mengusung tema “Betumbuh Bersama” yang diambil dari firman Tuhan Efesus 4:15-16.

Konwil IV GKII Kaltara menjadi momentum penting bagi seluruh jemaat dan pemimpin gereja untuk mempererat kebersamaan, memperkuat pelayanan, sekaligus membangun sinergi bersama pemerintah dalam mendukung pembangunan masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Utara.

Acara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh sukacita dengan dihadiri para tokoh gereja, unsur pemerintah, tokoh masyarakat serta jemaat GKII dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Utara. Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia Penyelenggara, dilanjutkan sambutan Ketua GKII Kaltara, GKII Pusat, Kementerian Agama Kaltara, hingga sambutan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Konwil IV GKII Kaltara juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, S.E., M.Si yang juga menjabat sebagai Badan Penasihat GKII Kaltara dan membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Ingkong Ala menegaskan pentingnya peran gereja di tengah masyarakat, terutama di wilayah pedalaman dan perbatasan yang membutuhkan perhatian bersama.

Baca juga  Wakil Bupati Bulungan Melepas Peserta Wisata Religi Holyland, Kilat, A.Md: "Perjalanan ini Akan Memperdalam Spiritualitas dan Memperkuat Keyakinan"

Menurutnya, gereja tidak hanya menjalankan pelayanan rohani, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menjaga keharmonisan, persatuan, dan ketenteraman masyarakat.
“GKII tidak hanya menjadi wadah pembinaan iman jemaat, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, rukun, dan berdaya saing,” ujar Ingkong Ala.

Ia juga mengajak seluruh jajaran GKII untuk terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat melalui pelayanan yang nyata, pendidikan, pembinaan moral, hingga menjaga nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Utara.

Sementara itu, Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan Konwil IV GKII Kaltara. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda organisasi gereja, tetapi juga menjadi ruang memperkuat tali persaudaraan antarjemaat dan membangun semangat kebersamaan lintas elemen masyarakat.

Wabup Kilat menilai tema “Betumbuh Bersama” sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana seluruh elemen masyarakat dituntut untuk tumbuh bersama dalam persatuan, pelayanan, toleransi dan pembangunan daerah.
“Kami berharap melalui Konwil ini, GKII semakin solid dalam pelayanan dan terus menjadi terang serta membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya di Kalimantan Utara,” kata Kilat.

Baca juga  Wakil Bupati Bulungan Kilat Apresiasi Langkah Tegas Polda Kaltara Berantas Narkoba: Demi Generasi Muda

Ia menambahkan, pemerintah daerah sangat membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga keagamaan seperti GKII, dalam menjaga kondusivitas daerah dan membangun karakter masyarakat yang harmonis dan religius.


“Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan seluruh elemen, termasuk gereja, untuk bersama-sama membangun daerah, menjaga toleransi, memperkuat persatuan serta menanamkan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wabup Bulungan berharap GKII dapat terus berperan aktif dalam pembinaan generasi muda agar memiliki karakter yang kuat, beriman, serta mampu menjadi generasi penerus yang membawa perubahan positif bagi daerah.

Baca juga  Sebanyak 1.485 Tenaga PPPK Bulungan Resmi Dilantik, Bupati Ingatkan Hindari Judi Online dan Narkoba

Menurutnya, keberadaan gereja memiliki peran penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang damai dan harmonis, terutama di tengah perkembangan zaman dan tantangan sosial yang semakin kompleks.

“Kami berharap hasil Konwil ini melahirkan program-program pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan semakin memperkuat kontribusi gereja dalam pembangunan daerah, khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan Kalimantan Utara,” tambah Kilat.

Suasana pembukaan Konwil IV GKII Kaltara berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat persaudaraan. Kehadiran para peserta dari berbagai daerah menunjukkan kuatnya komitmen GKII dalam mempererat pelayanan dan menjaga kebersamaan di Kalimantan Utara.

Melalui Konwil IV ini, diharapkan GKII Kaltara semakin bertumbuh menjadi gereja yang aktif dalam pelayanan kerohanian maupun sosial kemasyarakatan, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang damai, rukun, maju dan sejahtera. (DKIP_Bulungan)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer