TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN) melalui peningkatan kompetensi di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Hal itu ditandai dengan dibukanya secara resmi Pelatihan Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) Level 1 Tahun 2026 di ruang Benuanta BKPSDM Bulungan, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md, dan dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, serta para narasumber dan peserta pelatihan dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bulungan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kilat menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur pemerintah daerah, khususnya dalam pengelolaan pengadaan barang dan jasa yang profesional dan akuntabel.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bulungan, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya aparatur pemerintah daerah,” ujarnya.
Menurut Wabup, pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan publik. Karena itu, setiap proses pengadaan harus dilakukan secara profesional, transparan, efektif, efisien, serta sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.
Ia menegaskan, di tengah tuntutan tata kelola pemerintahan yang semakin baik atau good governance, ASN dituntut memiliki kompetensi, integritas, dan pemahaman yang kuat dalam melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik. Oleh karena itu, proses pengadaan harus dilaksanakan secara profesional, transparan, efektif, efisien, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.
Wabup menjelaskan, Pelatihan PBJP Level 1 menjadi bekal dasar yang sangat penting bagi ASN untuk memahami prinsip-prinsip pengadaan, proses administrasi, pengelolaan risiko, hingga penerapan sistem pengadaan yang benar dan bertanggung jawab.
Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, memahami regulasi pengadaan barang dan jasa secara komprehensif, sekaligus memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas demi mendukung percepatan pembangunan daerah.
Tak hanya kemampuan teknis, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab moral dalam pengelolaan anggaran pemerintah agar seluruh proses pengadaan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Pengelolaan anggaran pemerintah harus benar-benar dilakukan secara hati-hati, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pesannya.
Ia pun mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas diri sebagai aparatur pemerintah yang profesional dan berintegritas.
Di akhir sambutannya, Wabup turut memberikan apresiasi kepada BKPSDM Kabupaten Bulungan atas komitmennya dalam meningkatkan kualitas ASN melalui program pengembangan kompetensi yang berkelanjutan.
“Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bulungan untuk terus membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik,” pungkasnya. (DKIP_Bulungan)





