MALINAU – Panitia Bantuan Penerimaan (Panbanrim) Malinau melaksanakan kegiatan penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah penerimaan Taruna/i Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.k, melalui video conference (Zoom). Selasa, (31/03).
Kegiatan tersebut diikuti oleh para peserta seleksi, orang tua/wali, serta panitia penerimaan Polres Malinau. Pelaksanaan berlangsung secara serentak dan terhubung dengan jajaran Polda Kalimantan Utara sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan proses seleksi anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH).
Dalam arahannya melalui Zoom, Kapolda Kalimantan Utara menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan anggota Polri tidak dipungut biaya dan bebas dari praktik kecurangan maupun percaloan.
“Penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Laksanakan seluruh tahapan seleksi dengan jujur dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” tegas Kapolda.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta bersama orang tua/wali secara langsung menandatangani pakta integritas yang berisi komitmen untuk tidak melakukan pelanggaran selama proses seleksi. Selanjutnya, dilakukan pengambilan sumpah sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Panbanrim Malinau memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Para peserta dan orang tua/wali juga menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah awal dalam menjamin proses seleksi yang adil dan transparan.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan proses penerimaan Taruna/i Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri T.A. 2026 di wilayah Malinau dapat menghasilkan calon anggota Polri yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat. (***)





