Aksi Pencurian, Penipuan Online Jadi Keluhan yang Diutarakan di Jum’at Curhat

redaksi

JUM’AT CURHAT : Melalui program Jum’at Curhat yang digelar rutin setiap pekannya, Kapolresta Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha S.H, S.I.K., M.H kembali mendengar sejumlah keluhan masyarakat yang ada di wilayah hukumnya.

TANJUNG SELOR – Melalui program Jum’at Curhat yang digelar rutin setiap pekannya, Kapolresta Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha S.H, S.I.K., M.H kembali mendengar sejumlah keluhan masyarakat yang ada di wilayah hukumnya.

Beberapa di antaranya, meliputi maraknya aksi pencurian dengan pelaku terduga anak di bawah umur. Tepatnya, yang sering terjadi di wilayah Pasar Induk, Tanjung Selor. Sehingga dianggap perlunya peningkatan patroli, khususnya pada malam hari. 

Selain itu, masih perkara terduga anak di bawah umur. Perlunya pengawasan agar mereka tidak menggunakan kendaraan secara bebas di jalan raya. Hal ini dianggap sangat membahayakan bagi diri sendiri dan pengendara lainnya.

Termasuk, terkait dengan pedagang kaki lima yang melakukan pembukaan lapak yang tidak sesuai di lokasi yang telah ditentukan. Sehingga terkadang menganggu kelancaran maupun ketertiban arus lalu lintas. 

Baca juga  Beri Atensi, Pelajar Menyebrang Jalan Raya Dibantu Kepolisian

Tak sampai di situ, pada Jum’at Curhat yang berlangsung di Cafe Labolong, Tanjung Selor. Masyarakat mengadu tentang bagaimana dengan tindak pidana penipuan online yang sangat marak di media sosial saat ini. Hingga beberapa permasalahan lainnya tak luput diutarakan oleh masyarakat yang hadir secara langsung pada giat tersebut.

Kapolresta Bulungan pada kesempatan itu secara langsung memberikan jawaban terhadap beberapa keluhan masyarakat. Pertama, terkait dengan pencurian akan segera ditindaklanjuti. Yaitu akan ada anggota patroli yang akan membuat pos dan standby di sana untuk berkolaborasi dengan kemanan pasar.

Sementara, terkait anak di bawah umur yang mengendarai kendaraan. Pihak Kepolisian dalam hal ini telah menerapkan E- Tilang. Di Kaltara baru di Kota Tarakan yang menerapkan karena ada beberapa kendala.

Namun, sekali lagi dengan pengguna lalu lintas yang masih di bawa umur. Kapolresta akan mengarahkan anggota untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi atau edukasi ke sekolah sekolah serta melaksanakan kegiatan razia di depan sekolah guna memberikan efek jera bagi pengguna jalan di bawah umur untuk tidak mengendarai kendaraan motor jika belum memiliki SIM.

Baca juga  Gelar Komunikasi Dua Arah Melalui Program Rutin Jum'at Curhat Polresta Bulungan

Tetapi, tambah Kapolresta, anggota Sat Lantas terlebih dahulu melakukan pengawasan dan patroli terhadap anak anak tersebut. Meski, selama ini juga pernah ada beberapa yang telah ditindaklanjuti dan diamankan dengan tujuan membina anak anak agar dapat tertib dan menjaga keselamatan diri di jalan raya.

“Terkait dengan anak sekolah yang tidak patuh terhadap aturan lalulintas, baik dari tidak lengkap dan ugal-ugalan nanti kita akan lakukan standby anggota di depan sekolah untuk mengawasi anak yang tidak menggunakan helm dan kita tindak untuk memberikan kesadaran bagi mereka tapi tidak ditilang agar diberikan pembinaan terlebih dahulu,” ungkap Kapolresta Bulungan. 

Baca juga  Polresta Bulungan Terus Wujudkan Kamtibmas dan Kamseltibcar Arus Lalu Lintas

Sedangkan, terkait penertiban pedagang kaki lima atau pedagang pinggir jalan. Menurut Kapolresta itu merupakan wewenangnya Pol PP. Sehingga pihaknya tidak dapat memberikan jawaban secara luas. Karena itu bukan wewenang kepolisian. 

“Mari kita bersama sama melakukan himbauan kepada pedagang kaki lima untuk dapat membuka lapak di tempat yang telah di tetapkan serta berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah terkait untuk menyiapkan tempat bagi para pedagang kaki lima yang ada di Tanjung Selor,” ucapnya.

Sementara, terkait kejadian penipuan online ini sangat marak tejadi di masyarakat. Dan ini juga merupakan penipuan yang sering terjadi bagaimana bersama meminimalisirnya. 

“Mari kita semua mengedukasi keluarga dan tetangga agar jangan langsung percaya dan tergoda dengan iming-iming yang di berikan pada pelaku penipu, jadi saya harap agar kita semua berperan aktif untuk memberikan edukasi kejahatan melalui media ini,” tutupnya. (*) 

Baca juga

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer