TANJUNG SELOR – Dalam upaya menekan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja di Kabupaten Bulungan, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Bulungan menggelar Bulungan Job Fair 2025 yang menghadirkan 21 perusahaan dari berbagai sektor usaha dengan menyediakan lebih dari 700 lowongan pekerjaan.
Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk mempertemukan antara pencari kerja dengan pemberi kerja, di mana beberapa perusahaan turut membuka layanan pendaftaran secara online guna mempermudah proses rekrutmen.
Sejumlah perusahaan besar seperti KAI, ICM, BJM, dan TNG turut berpartisipasi dalam ajang tersebut. Namun, pihak perusahaan menyayangkan rendahnya partisipasi masyarakat, padahal kegiatan ini merupakan kesempatan emas bagi pencari kerja di Bulungan untuk memperoleh pekerjaan sesuai minat dan keahlian.
Dari hasil rekrutmen, sebagian besar perusahaan masih berada pada tahap verifikasi administrasi, sementara beberapa lainnya telah melangkah ke tahap psikotes, medical check up (MCU), bahkan penempatan kerja. Berdasarkan data Disnakertrans, jumlah pelamar yang mengikuti seleksi administrasi mencapai 107 orang, tahap psikotes 60 orang, tahap MCU 18 orang, dan tahap penempatan 19 orang.
Pihak HRD dari beberapa perusahaan menjelaskan, sejumlah pelamar tidak lolos seleksi karena kualifikasi pendidikan yang tidak sesuai, kemampuan teknis (hardskill) yang belum memadai, serta keterampilan interpersonal (softskill) yang dinilai masih rendah dalam menyesuaikan diri dengan budaya kerja industri.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Bulungan terus memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas tenaga kerja lokal. Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai pusat pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja.
“Saat ini kami masih dalam tahap clean and clear legalitas lahan, yang menjadi syarat awal pembangunan BLK. Ada dua opsi lokasi yang sedang dikaji, yakni di Jelarai dan Kilometer 12,” ujar perwakilan Disnakertrans Bulungan.
Pemerintah berharap pembangunan BLK dapat segera direalisasikan agar ke depan, daya saing tenaga kerja Bulungan semakin meningkat, baik di dunia industri lokal maupun nasional. Kegiatan seperti Job Fair juga akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai upaya nyata pemerintah dalam membuka akses lapangan kerja dan mendukung kemandirian ekonomi masyarakat Bulungan.
Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md memastikan tindak lanjut BLK yang menurutnya memang penting guna peningkatan SDM di Bumi Tenguyun ini. (DKIP_Bulungan)





