Dwi Sugiarto Resmi Nahkodai DPD Tani Merdeka Bulungan, Siap Perkuat Ketahanan Pangan hingga Tingkat Desa

redaksi

TARAKAN – Dwi Sugiarto resmi mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bulungan periode 2026–2031. Pelantikan yang berlangsung di Kota Tarakan, Sabtu (11/7/2026), menjadi momentum awal bagi Dwi Sugiarto untuk mengonsolidasikan organisasi sekaligus memperkuat peran Tani Merdeka dalam mendukung program ketahanan pangan nasional di Kabupaten Bulungan.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Jufri Budiman, S.Pd., M.M., bersama pengurus DPD dari empat kabupaten lainnya, yakni Kabupaten Tana Tidung, Nunukan, dan Malinau.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dengan disaksikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, yang hadir secara langsung memberikan legitimasi kepada kepengurusan baru di Kalimantan Utara.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Tani Merdeka Indonesia dalam memperkuat struktur organisasi hingga ke daerah, khususnya di wilayah perbatasan, guna mendukung percepatan program swasembada dan ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah.

Usai dilantik, Dwi Sugiarto menegaskan komitmennya untuk segera menggerakkan roda organisasi di Kabupaten Bulungan dengan membangun sinergi bersama pemerintah daerah, kelompok tani, penyuluh pertanian, serta seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, amanah yang diberikan bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi tanggung jawab besar untuk menghadirkan manfaat nyata bagi para petani melalui pendampingan, pemberdayaan, dan penguatan kelembagaan pertanian.

Baca juga  Ratusan Warga Mangkupadi Diduga Jadi Korban Arisan Online Bermodus Investasi, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

“Alhamdulillah, hari ini kami telah resmi dilantik sebagai Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bulungan. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kami akan segera menyusun program kerja yang selaras dengan visi organisasi dan mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujar Dwi Sugiarto.

Ia mengatakan, Kabupaten Bulungan memiliki potensi pertanian, perkebunan, dan hortikultura yang besar sehingga perlu didukung melalui organisasi yang mampu menjadi jembatan antara petani dengan pemerintah.

Karena itu, dirinya berkomitmen membangun organisasi yang aktif turun ke lapangan untuk mendengar langsung kebutuhan para petani serta memastikan berbagai program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami ingin Tani Merdeka benar-benar hadir di tengah petani, bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai mitra yang memberikan solusi, pendampingan, serta memperjuangkan kepentingan petani agar kesejahteraannya terus meningkat,” tegasnya.

Dwi juga menyampaikan bahwa setelah pelantikan, pihaknya akan segera melakukan konsolidasi kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan desa agar seluruh program organisasi dapat berjalan efektif.

Baca juga  Dinsos Bulungan Lindungi 4.000 Pekerja Rentan Lewat Jaminan Sosial, Distribusi Bansos Hadapi Tantangan Berat hingga Pedalaman

Menurutnya, kekuatan organisasi terletak pada soliditas pengurus dan kedekatan dengan masyarakat, sehingga setiap persoalan yang dihadapi petani dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama.

“Kami optimistis dengan kerja sama seluruh pengurus dan dukungan berbagai pihak, Tani Merdeka Bulungan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor pertanian. Kami ingin membangun organisasi yang produktif, profesional, dan selalu hadir mendampingi petani,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Jufri Budiman, mengingatkan seluruh ketua DPD yang baru dilantik agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan segera menjalankan program kerja yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Ia menegaskan seluruh pengurus harus mendukung program Presiden Republik Indonesia di sektor pertanian melalui berbagai langkah konkret di daerah masing-masing.
“Setelah dilantik, saya mengingatkan agar seluruh ketua DPD segera menjalankan program kerja di wilayah masing-masing dan mendukung program kerja Presiden,” ujar Jufri.

Senada dengan itu, Ketua Umum DPP Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menilai Kalimantan Utara memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah penyangga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, luasnya wilayah dan tantangan geografis justru harus menjadi motivasi bagi seluruh pengurus untuk bekerja lebih keras.

Baca juga  Dapur PKK Bulungan Sebagai Sarana Sekolah UMKM

Ia menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal pengabdian untuk membangun sektor pertanian yang lebih maju dan mandiri.
“Di saat Anda tidak bergerak, di saat Anda setelah dilantik hanya duduk bersantai di kantor tanpa berbuat apa-apa, niscaya swasembada pangan yang kita harapkan di Kalimantan Utara tidak akan terwujud,” tegas Don Muzakir.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh kader Tani Merdeka Indonesia agar menjalankan amanah organisasi secara profesional dan tidak memanfaatkan nama organisasi untuk kepentingan pribadi.
Menurutnya, seluruh pengurus memiliki tanggung jawab mengawal distribusi bantuan pertanian, mulai dari alat dan mesin pertanian hingga bantuan benih agar tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh kelompok tani yang membutuhkan.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru di Kabupaten Bulungan, Dwi Sugiarto optimistis Tani Merdeka Indonesia akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Bulungan dan Kalimantan Utara secara berkelanjutan. (dd)

Baca juga

Tags