TANJUNG SELOR – Kepala Desa Kelembunan, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Ahmad Sahrani, menargetkan, penguatan pelayanan publik dan pengembangan ekonomi desa setelah mengikuti kegiatan Retret Kepala Desa se-Kabupaten Bulungan.
Menurutnya, retret menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus bertukar pengalaman dengan kepala desa lainnya. Ia berharap, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Desa Kelembunan.
“Tujuan utama mengikuti retret ini adalah mempersatukan seluruh kepala desa se-Kabupaten Bulungan. Selama ini kami lebih fokus dengan kegiatan di desa masing-masing, dengan adanya retret ini, kami bisa saling mengenal dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya, Senin (20/7).
Kesibukan kepala desa dalam menjalankan pemerintahan di wilayah masing-masing membuat kesempatan untuk berkomunikasi dan bertukar pengalaman belum selalu berjalan secara intensif. Karena itu, retret dinilai menjadi ruang penting untuk membangun komunikasi dan sinergi antarpemerintah desa.
Sebelum mengikuti kegiatan, ia melakukan persiapan sederhana. Selain memastikan administrasi pemerintahan desa tetap berjalan, ia juga berpamitan kepada keluarga karena harus mengikuti rangkaian kegiatan selama empat hari tiga malam.
Ia tak menampik, dalam menjalaskan tugas menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat.
“Tantangan utama berasal dari masyarakat sendiri, terutama terkait peningkatan kualitas SDM yang masih perlu terus dibina,” katanya.
Karena itu, ia menargetkan hasil dari kegiatan retret dapat diterapkan secara langsung, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ahmad berharap semangat kebersamaan dan pengalaman yang diperoleh selama retret dapat menjadi modal untuk memperkuat pelayanan publik di Desa Kelembunan. Pelayanan yang lebih baik, ia berharap masyarakat dapat memperoleh akses layanan pemerintahan yang lebih maksimal.
Selain pelayanan publik, penguatan ekonomi desa juga menjadi target yang ingin terus didorong. Ahmad menyebut sektor pertanian dan perkebunan masih menjadi program unggulan Desa Kelembunan. Menurutnya, kedua sektor tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber penghidupan masyarakat sekaligus penggerak perekonomian desa.
“Pertanian dan perkebunan menjadi salah satu sektor unggulan yang terus kami kembangkan karena memiliki potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” bebernya.
Ia berharap sinergi yang dibangun melalui kegiatan retret dapat terus berlanjut setelah kegiatan selesai. Pertukaran pengalaman antarkepala desa dinilai penting untuk menemukan berbagai gagasan dan pendekatan baru dalam menjawab tantangan pembangunan di masing-masing desa.
Bagi Ahmad, hasil dari retret tidak cukup hanya berhenti pada kebersamaan selama kegiatan berlangsung. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat dibawa kembali ke Desa Kelembunan dan diterjemahkan menjadi perbaikan pelayanan serta penguatan ekonomi masyarakat. (ve26/nn)






