Sampah Material di Kawasan Pengembangan KBM

redaksi

Salah satu sudut Jalan alternatif di KBM dipenuhi tumpukan sampah material. (FOTO:Winda/Pena Kaltara).

TANJUNG SELOR – Tumpukan sampah material dan barang bekas masih ditemukan di sejumlah titik kawasan pengembangan Kota Baru Mandiri (KBM) Km 2 Gunung Seriang, Tanjung Selor. Kondisi ini menjadi perhatian warga karena dinilai mengganggu kebersihan dan estetika kawasan yang tengah dipersiapkan sebagai pusat pemerintahan dan pengembangan kota.

Di sepanjang jalur utama kawasan tersebut, terlihat tumpukan besi bekas, potongan kayu, serta berbagai material sisa yang diletakkan di tepi jalan. Keberadaannya tidak hanya mengurangi keindahan lingkungan, tetapi juga menimbulkan kesan kurang terawat pada kawasan yang menjadi salah satu wajah pembangunan Kabupaten Bulungan.

Baca juga  Dampak Dolar Menguat, Pengeluaran Rumah Tangga Naik Rp200 Ribu

Selain merusak pemandangan, material yang menumpuk dalam waktu lama dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas pengguna jalan. Beberapa jenis material, terutama kayu dan sampah kering, juga berpotensi memicu kebakaran saat cuaca panas dan kering.

Sejumlah warga yang melintas menyayangkan masih adanya pihak yang membuang barang bekas dan limbah material di kawasan tersebut. Mereka menilai kesadaran menjaga kebersihan lingkungan perlu ditingkatkan, terutama di area yang menjadi pusat aktivitas pemerintahan dan pembangunan daerah ke depan.

Baca juga  Ust. Bonchu: “Media Harus Jadi Alat Edukasi, Bukan Provokasi” — Kecaman Keras untuk Tayangan TRANS7 yang Dinilai Lukai Hati Santri dan Kiai

“Sangat disayangkan kalau kawasan yang sedang dikembangkan justru dipenuhi tumpukan rongsokan. Kalau dibiarkan, bisa saja orang lain mengira lokasi ini tempat yang bebas digunakan untuk membuang sampah atau barang bekas,” ujar Marya (36), warga yang melintas.

Warga berharap instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dapat melakukan pembersihan dan pengawasan secara berkala untuk mencegah munculnya lokasi pembuangan liar baru di kawasan tersebut. Mereka juga mengingatkan, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. (wd26/nn)

Baca juga  Kasus Kekerasan di Bulungan Capai 20 Sepanjang 2026, Anak Jadi Korban Terbanyak DP3AP2KB Bulungan Tangani 20 Kasus Kekerasan Sepanjang 2026

Baca juga

Tags