TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten Bulungan bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Utara menggelar aksi pembersihan dan pengecatan kerb Jalan Nasional di Jalan Sengkawit, Jumat (7/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Wakil Bupati Bulungan Kilat, mengatakan peringatan kemerdekaan tidak hanya diisi dengan upacara dan perlombaan, tetapi juga aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun budaya peduli terhadap kebersihan, ketertiban, dan keselamatan di ruang publik.
”Jalan yang bersih, tertata, dan memiliki marka maupun kerb yang terawat bukan hanya memperindah wajah daerah, tetapi juga meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Ia mengapresiasi BPJN Kalimantan Utara yang menggandeng pemerintah daerah, instansi terkait, akademisi, hingga masyarakat dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi itu dinilai menjadi contoh bahwa menjaga fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama.
“Kegiatan ini memadukan semangat nasionalisme, kepedulian terhadap lingkungan, serta budaya gotong royong. Saya berharap kebiasaan seperti ini terus berlanjut, bukan hanya saat peringatan HUT RI,” katanya.
Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Utara Tri Bakti Mulianto, menjelaskan aksi pembersihan dan pengecatan kerb merupakan program Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran masyarakat bahwa jalan merupakan aset negara yang harus dijaga bersama.
“Kami ingin menunjukkan bahwa infrastruktur jalan adalah milik bersama. Kalau dirawat dengan baik, manfaatnya kembali kepada masyarakat melalui keselamatan dan kelancaran berlalu lintas,” jelasnya.
Tri menambahkan, kegiatan ini juga membawa pesan penting tentang keselamatan jalan. Pengecatan kerb dilakukan agar batas jalan lebih mudah terlihat sehingga membantu pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Ia mengungkapkan, angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bulungan secara persentase masih cukup tinggi. Karena itu, BPJN berharap perbaikan visual jalan dapat menjadi salah satu upaya menekan risiko kecelakaan.
“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni. Harapannya tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan, merawat aset jalan, sekaligus meningkatkan keselamatan berlalu lintas,” pungkasnya. (ve26/nn)









