Terpilih Secara Aklamasi, Syamsul Bahri Nahkodai BPD GAPENSI Kaltara 2026–2031, Siap Perkuat Kontraktor Lokal dan Dukung Percepatan Pembangunan

redaksi

TANJUNG SELOR – Musyawarah Daerah (Musda) III Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Provinsi Kalimantan Utara berlangsung penuh semangat kebersamaan. Forum tertinggi organisasi tersebut secara resmi menetapkan Syamsul Bahri sebagai Ketua BPD GAPENSI Kalimantan Utara periode 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi, dalam sidang Musda yang digelar di Hotel Pangeran Khar, Tanjung Selor, Rabu (22/7/2026).

Terpilihnya Syamsul Bahri secara aklamasi menjadi simbol kuatnya soliditas dan kekompakan para anggota GAPENSI Kaltara. Seluruh peserta Musda memberikan dukungan penuh kepada calon tunggal tersebut sehingga proses pemilihan berlangsung secara musyawarah mufakat tanpa adanya perbedaan pendapat.

Kepercayaan yang diberikan kepada Syamsul Bahri sekaligus menjadi harapan baru bagi organisasi untuk terus memperkuat peran pelaku jasa konstruksi lokal dalam mendukung percepatan pembangunan di Kalimantan Utara yang saat ini tengah berkembang pesat.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Syamsul Bahri menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pengurus serta anggota GAPENSI yang telah memberikan amanah kepadanya untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk memimpin GAPENSI Kalimantan Utara. Amanah ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus saya jalankan bersama seluruh anggota,” ujarnya.

Baca juga  "Bikin Tugas Jadi Mudah Bila Cakap Digital", Ikuti Webinar Literasi Digital Berikut . . .

Ia menegaskan, kepengurusan baru tidak akan berjalan sendiri, melainkan mengedepankan semangat kolaborasi dan kebersamaan demi membawa GAPENSI Kaltara menjadi organisasi yang semakin profesional, solid, dan mampu menjawab tantangan dunia konstruksi yang terus berkembang.

Menurut Syamsul Bahri, salah satu fokus utama kepengurusannya adalah memperkuat kapasitas perusahaan jasa konstruksi lokal agar memiliki daya saing yang lebih baik dan mampu mengambil peran strategis dalam berbagai proyek pembangunan, baik yang bersumber dari pemerintah maupun sektor swasta.

Ia menilai, pembangunan infrastruktur di Kalimantan Utara akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan daerah. Karena itu, kontraktor lokal harus dipersiapkan agar mampu menjadi pelaku utama pembangunan di daerahnya sendiri.
“Kami akan memperkuat pembinaan anggota, meningkatkan kompetensi perusahaan jasa konstruksi, serta memperjuangkan agar kontraktor lokal memperoleh kesempatan yang lebih luas dalam pembangunan di Kalimantan Utara,” tegasnya.

Baca juga  Pastikan Kesiapsiagaan, BPBD Kaltara Rutin Rawat Peralatan

Selain peningkatan kompetensi, Syamsul Bahri juga berkomitmen memperkuat sinergi antara GAPENSI dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, GAPENSI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi yang menaungi perusahaan jasa konstruksi, tetapi juga harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh anggota untuk meninggalkan segala dinamika yang terjadi selama proses Musda dan kembali mempererat persatuan demi kemajuan organisasi.
“Musda telah selesai. Kini saatnya kita menyatukan langkah dan bekerja bersama. GAPENSI adalah rumah besar bagi seluruh pelaku jasa konstruksi. Dengan kebersamaan, kita dapat meningkatkan kualitas organisasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kalimantan Utara,” katanya.

Musyawarah Daerah III GAPENSI Kaltara tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap program kerja kepengurusan sebelumnya sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi lima tahun mendatang.
Berbagai isu strategis turut menjadi perhatian dalam forum tersebut, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor jasa konstruksi, penguatan kapasitas perusahaan lokal, hingga mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat dan kompetitif.

Baca juga  PT Dami Mas Sejahtera Siapkan Pembibitan Resmi Bibit Unggul Varietas Damimas di Kaltara

Dengan kepemimpinan Syamsul Bahri, GAPENSI Kalimantan Utara diharapkan semakin adaptif menghadapi dinamika industri konstruksi, mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal, serta memperkuat kemitraan dengan pemerintah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Utara.

Kepercayaan yang diberikan melalui mekanisme aklamasi menjadi modal penting bagi kepengurusan baru untuk merangkul seluruh anggota, memperkuat solidaritas organisasi, serta memastikan GAPENSI tetap menjadi garda terdepan dalam mendukung pembangunan daerah dan memperjuangkan kepentingan pelaku jasa konstruksi lokal. (Wd26/dd)

Baca juga

Tags