Makassar – Niat hati melamar pekerjaan, seorang mahasiswi justru berakhir disekap selama 3 hari dan diperkosa. Korban dijebak melalui tawaran kerja yang ditampilkan pelaku di media sosial (medsos).
Peristiwa pilu ini terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan. Dilansir detikSulsel, korban berinisial MA (21) disekap di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate sejak Jumat (8/5) hingga Minggu (10/5).
Keberadaan korban pertama kali diketahui oleh seorang pemilik kontrakan, kemudian dilaporkan ke polisi. Polisi langsung menuju TKP dan mendapati korban masih dalam kondisi tangan terikat tali. Sementara pelaku yang berinisial FR (30) telah melarikan diri dan masih buron.
“Jadi saat kami menerima informasi dari masyarakat bahwa diduga ada seorang gadis disekap di salah satu rumah, petugas dari Polsek langsung mendatangi lokasi tersebut. Setelah tiba di TKP, kami benar menemukan seorang perempuan dalam kondisi tangannya terikat,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Abdul Latif.
Korban kemudian dievakuasi dan diserahkan ke Unit PPA Polrestabes Makassar. Saat dimintai keterangan, korban mengaku awalnya menemukan lowongan kerja dari medsos. Ia kemudian melamar dan dinyatakan lolos.
“Menurut keterangan korban, awal mula kejadian bermula saat korban melamar pekerjaan melalui media sosial,” jelasnya.
Korban yang dinyatakan lulus kemudian diminta datang ke rumah kontrakan yang ditinggali korban pada Jumat (8/5). Lokasinya di sebuah perumahan di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate.
“Untuk jenis pekerjaan yang dilamar, kami masih belum bisa memastikan. Namun, berdasarkan keterangan korban, dia melamar kerja lewat media sosial dan kemudian diminta datang serta menginap di rumah tersebut,” lanjut Abdul Latif.
Selama disekap tiga hari, korban mengaku diperkosa oleh pelaku. Sementara pelaku sudah melarikan diri saat polisi tiba di lokasi kejadian.
“Ada juga dugaan tindak pemerkosaan berdasarkan keterangan awal korban,” paparnya.
Hingga kini, korban masih dalam proses pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku dan korban baru kenalan lewat media sosial.
“Korban diketahui mengenal pelaku melalui Facebook. Rumah tersebut disewa sekitar tiga hari, mulai Jumat (8/5) hingga kejadian terungkap pada Minggu (10/5),” jelasnya. (***)
Sumber : Detik.com





