Jumat Curhat, Masyarakat di Pelabuhan Keluhkan Tentang Ini ke Kapolresta Bulungan

redaksi

TANJUNG SELOR, penakaltara ID – Program Jum’at Curhat kembali digelar Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bulungan. Kapolresta Bulungan Kombes Pol Agus Nugraha S.H, S.I.K., M.H mendengar secara langsung keluhan masyarakat. Kali ini, masyarakat di wilayah Pelabuhan Kayan II, Tanjung Selor. 

Baik mereka yang berprofesi sebagai buruh pelabuhan, pemilik speedboat dan pedagang sekitar pelabuhan. Hadir dalam program Jum’at Curhat ini adalah para PJU dan perwira Polresta Bulungan serta para perwakilan lainnya.

Kapolresta Bulungan mengawali dalam penyampaiannya bahwa kegiatan Jum’at Curhat ini merupakan agenda rutin yang sedang dilaksanakan oleh institusi kepolisian. Dengan tujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat dan keluhan- keluhan dari masyarakat khususnya dalam pemeliharaan keamanan ketertiban di masyarakat khususnya di Kabupaten Bulungan. 

“Saya juga ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang melaksanakan, semoga di bulan puasa ini kita senantiasa mendapatkan hidayah serta berkah bagi yang melaksanakan,” ucap Kapolresta Bulungan, Jum’at (14/4/2023). 

Baca juga  Polres Bulungan Terima Kunjungan Supervisi Tim Ombudsman RI Kaltara

Selanjutnya, Kapolresta Bulungan dalam hal ini mempersilahkan kepada masyarakat yang hadir apabila ada permasalahan atau sesuatu hal yang ingin disampaikan kepada kepolisian. Dan pihaknya memastikan kan berusaha secara maksimal untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Adapun, penyampaian pertama dari perwakilan buruh, Mustari bahwa dari buruh pelabuhan yang ada di Kulteka menyampaikan bahwa saat ini dengan mendekati lebaran banyak dari penumpang yang hendak mudik, baik keluar kota Bulungan maupun yang masuk Bulungan. Sehingga berharap ada petugas baik dari syahbandar maupun dari kepolisian untuk memberikan pemahaman bagi para penumpang yang membawa barang melebihi ketentuan. 

“Karena akan berdampak pada beban speed yang mempunyai kapasitas terbatas karena selama ini kalau ditegur malah terjadi keributan antara penumpang dan pemilik speed,” ungkapnya. 

Di sisi lain, Ia meminta juga agar diperhatikan kepada pemilik speed dalam mendekati lebaran tidak serta merta menaikan harga tiket untuk penumpang sehingga terkadang ada penumpang yang mengeluh lantaran harganya lebih mahal dari pada harga tiket yg sped reguler di pelabuhan kayan II. 

Baca juga  Kapolres Bulungan Kembali Mendengar Keluhan Masyarakat Melalui Jum'at Curhat

Menanggapi apa yang disampaikan, Kapolresta mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan dilaksanakan operasi ketupat. Sehingga nantinya akan ditempatkan personel dari semua stakholder yang berkompeten di pelabuhan kulteka untuk mengantisipasi adanya keluhan dari masyarakat serta pemilik sped sehingga dapat berjalan sesuai dengan aturan yg berlaku.

Sedangkan, penyampaian perwakilan dari pemilik speed 200 Anto, pertama rasa terima kasih atas kegiatan di pelabuhan speed 200 Kulteka dimana momen ini sangat jarang dalam rangka dialog terkait sitkamtibmas khususnya di lingkungan kulteka yang perlu disampaikan perlu adanya pembatasan penumpang sesuai kapasitas karena sering kami bersitegang dengan motoris sped karena kondisi sudah penuh akan tetapi masih tetap mengambil penumpang padahal kenyamanan dan keamanan penumpang itu yg seharusnya jadi prioritas akan tetapi itu diabaikan karena mengejar uang kami mohon agar ada penegasan dari petugas. 

Baca juga  Ini Kilas Balik Iptu M. Khomaini, Perwira yang Ditarik ke Polda Kalimantan Utara

“Khususnya bapak dari syahbandar dan polair untuk menegur atau menindak motoris yang nakal tersebut karena nanti kalau ada masalah kita juga selaku pemilik sped yang ikut menanggung khususnya sped yang dari Tarakan,” pintanya. 

Kapolresta menanggapi bahwa rasa terima kasih atas masukan serta saran yang disampaikan terkait adanya motoris yang mengambil penumpang melebihi kapasitas , untuk menindaklanjuti hal tersebut upaya awal akan dikoordinasikan dengan dishublaut terkait apakah perlu dibuat pos permanen di kulteka bersama dengan polair untuk mengantisipasi adanya kegiatan tersebut yang nantinya dapat membahayakan penumpang yang lain selain itu perlu dilakukan pengecekan secara berkala terhadap kondisi sped 200 yang ada dan sudah terdaftar di perhubungan laut. Acara diakhiri dengan foto bersama.(adc)

Baca juga

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer