Rapat Koordinasi Wanita Islam Alkhairaat Bulungan, Tekankan Penguatan Peran Perempuan dan Literasi Digital

redaksi

TANJUNG SELOR – Wanita Islam AlKhairaat Kabupaten Bulungan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor), Ahad, 2 November 2025, di Ruang Pertemuan Pondok Pesantren AlKhairaat Tanjung Selor. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus Wilayah Wanita Islam AlKhairaat Provinsi Kalimantan Utara, Ustadzah Hj. Sy. Aminah AlJufrie, S.Pd, yang juga merupakan Dewan Penasehat Wanita Islam AlKhairaat Kabupaten Bulungan.

Dalam sambutannya, Ustadzah Hj. Sy. Aminah AlJufrie, S.Pd menyampaikan bahwa Wanita Islam AlKhairaat telah terbentuk di 15 provinsi di Indonesia dengan visi untuk “meningkatkan sumber daya perempuan yang islami” dan misi “memastikan seluruh perempuan mengenyam pendidikan hingga ke pelosok tanah air serta menjadikan perempuan tangguh di segala bidang.”


“Perempuan adalah ujung tombak dalam menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Kita ingin perempuan AlKhairaat menjadi pelopor perubahan yang berakhlak, berilmu, dan berdaya,” tegas Hj. Aminah.

Beliau juga menambahkan bahwa keberadaan organisasi Wanita Islam AlKhairaat merupakan penunjang penting bagi lembaga pendidikan dan dakwah AlKhairaat. Organisasi ini lahir dari kebutuhan lembaga sebagaimana diamanatkan oleh pendiri AlKhairaat, Habib Sayyid Idrus Bin Salim AlJufrie, dan terus menunjukkan kontribusi besar dalam dunia pendidikan serta pemberdayaan masyarakat di era digital.

Baca juga  Air Bersih Masih Jadi Keluhan Warga Ardi Mulyo, Warga: "Beli 1 Profil Air Saja Harus Bayar Lebih dari 100 Ribu"

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Wanita Islam AlKhairaat Provinsi Kalimantan Utara tersebut juga memberikan apresiasi kepada Ketua Wanita Islam AlKhairaat Kabupaten Bulungan, Hj. Nurmawati, S.E., M.AP, beserta jajarannya. “Meskipun masih menghadapi berbagai kendala dalam menjalankan roda organisasi, namun dengan komitmen, kerja keras, kerja cerdas, dan keikhlasan, semua tantangan bisa diatasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisariat Daerah (KOMDA) AlKhairaat Kabupaten Bulungan, Ustadz Drs. H.S. Muthahar AlJufrie, M.A, yang juga Dewan Pembina Wanita Islam AlKhairaat Bulungan, turut memberikan sambutan dan arahan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antaranggota dalam menyatukan persepsi dan menyusun rencana kerja bersama. “Setiap kegiatan harus dimulai dengan niat yang ikhlas, kesabaran, kekuatan, dan kerja sama yang solid agar mendapatkan cahaya keberkahan dari Allah SWT,” pesan beliau.

Baca juga  Penyuluhan Pra Koperasi di Sekatak Bengara oleh GOW Kab. Bulungan Disambut Antusias Kelompok Tani Nelayan

Selain agenda rapat koordinasi, kegiatan ini juga diisi dengan materi Sosialisasi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) serta penguatan peran perempuan dan perlindungan anak yang disampaikan oleh Seggaf AlMudhari dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bulungan. Dalam penyampaiannya, Seggaf mengingatkan pentingnya literasi digital di kalangan perempuan.
“Untuk perempuan, jaga privasi dan lindungi data pribadi. Jangan takut melapor jika mengalami pelecehan digital. Untuk anak-anak, gunakan internet secara bijak. Dan bagi orang tua, dampingilah anak, bukan hanya mengawasi,” ujar Seggaf tegas.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Hj. Sri Wahyuningsih, S.E. menjelaskan bahwa tujuan sosialisasi UU ITE ini adalah memberikan pemahaman hukum yang komprehensif kepada anggota organisasi dalam menghadapi tantangan digital. “Kami ingin agar seluruh anggota memahami aspek hukum penggunaan teknologi informasi agar dapat meminimalisir risiko pelanggaran hukum,” jelasnya.

Baca juga  Peran Perempuan dalam Islam dan Eksistensi Keberkahan Ramadhan Menggema di Tanjung Palas Utara

Ia juga menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan antara lain untuk:
Menciptakan kepastian hukum bagi organisasi dalam transaksi elektronik.
Mencegah pelanggaran hukum seperti penyebaran hoaks dan pencemaran nama baik.
Melindungi data dan privasi anggota organisasi.
Meningkatkan etika digital dan menciptakan ruang siber yang sehat.
Meminimalisir risiko hukum dan sanksi pidana maupun perdata.
Mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang aman dan tertib hukum.
Meningkatkan pengetahuan anggota agar mampu menerapkan UU ITE secara bijak.

Secara keseluruhan, kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi UU ITE ini berjalan dengan sukses dan penuh semangat. Para peserta mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru, baik dalam bidang organisasi, pemberdayaan perempuan, maupun literasi digital yang kini menjadi bagian penting dalam kehidupan modern. (adv/dni)

Baca juga

Tags

Ads - Before Footer